
Gresini Racing mrnjalani musim MotoGP 2025 dengan apik dengan Alex Marquez ikut dalam persaingan gelar dan Fermin Aldeguer selaku rookie dua kali naik podium. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Alex Marquez telah dipastikan kalah dari Marc Marquez gagal dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2025. Pembalap Gresini Racing itu kini fokus mengejar posisi runner-up musim ini.
Alex Marquez sempat terlibat persaingan sengit dalam perebutan gelar MotoGP tahun ini. Pembalap asal Spanyol itu bersaing dengan duo Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia dan sang kakak, Marc Marquez.
Tapi persaingan itu kini telah berakhir. Sebab Marc Marquez berhasil megunci gelar juara dunia usai finish kedua dalam MotoGP Jepang 2025 di Sirkuit Motegi, Minggu (28/9) lalu.
Perolehan total 541 poin Marc saat ini sudah tak akan mungkin dikejar lagi oleh para rival. Adiknya, Alex Marquez saat ini duduk di urutan kedua dengan 340 poin dan terpaut 201 angka dari kakaknya dengan balapan yang tersisa hanya lima race utama. Begitu pula dengan Pecco Bagnaia dengan 274 poin.
Artinya, persaingan yang ada saat ini tinggal menyisakan runner-up saja. Selain Alex dan Pecco, ada juga Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) dengan 242 poin.
"Ini tidak mudah karena kami tim satelit, kami melawan tim pabrikan, tim yang cukup bagus, yaitu Ducati Lenovo," kata Alex Marquez soal persaingan runner-up MotoGP 2025.
Lantas apa strategi Alex untuk bisa mempertahankan posisinya sekarang? Dia menyatakan bakal fokus dan tak boleh lengah sedikit pun dalam lima balapan tersisa musim ini.
"Tapi kami punya fokus dan kami tidak boleh lupa dan kehilangan fokus. Jadi, perasaan atau strateginya harus menyerang, ini yang utama," katanya.
"Jadi, jika kami tahu bahwa kami melakukan pekerjaan kami dengan cara terbaik, kami akan memiliki semua opsi untuk mempertahankan posisi kedua," tambah Alex Marquez.
Lebih lanjut Alex mengakui bahwa musim yang dijalani di MotoGP 2025 bersama Gresini Racing cukup menggembirakan. Terlebih rekannya, Fermin Aldeguer yang merupakan rookie, juga masuk sepuluh besar klasemen dan sudah dua kali naik podium.
Alex menilai pencapaian apik Gresini Racing tak lepas dari kerja sama tim sepanjang musim. Tapi dia mengingatkan untuk tak cepat puas karena musim 2025 belum selesai.
"Saya pikir bentuk dan cara kami fokus pada musim kami. Saya pikir tim telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Kami memiliki atmosfer yang spesial di antara kami, dan maksud saya, ini bukan hanya di antara kami. Jadi, ya, saat ini, keputusannya luar biasa bagi kami, jauh lebih baik dari ekspektasi," terang Alex.
"Tetapi masih ada 5 balapan lagi. Jadi, jika kami ingin menjalani musim yang sangat baik, kami harus menutupnya dengan posisi kedua di kejuaraan, kami akan berjuang untuk itu," ucapnya menambahkan.
Carlo Merlini selaku Comersial & Marketing Manager Gresini Racing, juga menyatakan bahwa timnya harus fokus di lima balapan tersisa. Termasuk di MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika akhir pekan nanti.
"Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, fokus dan jangan sampai kehilangan fokus di setiap hari latihan, kualifikasi, sprint race, dan balapan utama. Kita harus tetap fokus. Tidak ada aturan untuk melakukan kesalahan, gangguan, atau kehilangan fokus. Itu yang harus menjadi strategi.
