
Marc Marquez (Instagram @marcmarquez93)
JawaPos.com – Beberapa pihak telah menantikan pengumuman resmi terkait perpanjangan kontrak Marc Marquez bersama Ducati Lenovo Team.
Kabar terbaru mengatakan bahwa negosiasi telah berlangsung selama beberapa bulan dan berjalan lebih lama dari perkiraan awal. Meski bukan persoalan finansial, terdapat sejumlah detail yang membuat kesepakatan belum diumumkan.
Berikut 5 faktor yang disebut menjadi penyebab kontrak terbaru Marc Marquez belum ditentukan, seperti dikutip pada akun Instagram @gpindonesia.id pada Sabtu (14/2).
Salah satu faktor utama adalah perbedaan pandangan mengenai durasi kerja sama. Marc Marquez dikabarkan menginginkan kontrak berdurasi 1+1 tahun, bukan 2 tahun langsung. Skema tersebut dinilai memberi fleksibilitas menjelang perubahan regulasi MotoGP pada 2027. Dengan opsi itu, ia dapat menentukan masa depannya setelah musim pertama berakhir.
Perubahan teknis besar yang akan diterapkan pada 2027 turut memengaruhi perhitungan pembalap. Marquez disebut ingin melihat daya saing motor sebelum terikat jangka panjang. Regulasi baru diperkirakan mengubah peta kekuatan tim secara signifikan. Situasi tersebut membuatnya berhati-hati dalam mengambil keputusan kontrak.
Spekulasi juga berkembang mengenai kemungkinan kembalinya Marquez ke Repsol Honda Team. Rumor tersebut menyebut ia ingin menutup karier bersama pabrikan Jepang yang membesarkan namanya. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, isu ini memengaruhi dinamika negosiasi. Ducati pun perlu memastikan komitmen jangka panjang sang pembalap.
Keputusan Marquez dinilai berpengaruh besar terhadap pergerakan pembalap lain. Sejumlah tim disebut menunggu kepastian kontraknya sebelum menyusun formasi musim mendatang. Situasi ini membuat proses negosiasi semakin kompleks. Ducati juga mempertimbangkan dampaknya terhadap stabilitas tim pabrikan.
Faktor lain yang mencuat adalah komposisi pembalap di tim pabrikan Ducati. Dalam sebuah video di kanal resmi MotoGP, Marquez memunculkan spekulasi terkait susunan pembalap 2027. Ia memprediksi pembalap berbaju merah adalah Francesco Bagnaia dan adiknya, Alex Marquez. Sebagian pihak menilai hal tersebut sebagai sinyal bahwa ia menginginkan jaminan tertentu terkait rekan satu timnya sebelum menandatangani kontrak baru.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022