
Kegiatan balap lari resmi di Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. (M Fikri Setiawan/Antara)
JawaPos.com–Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor menyesalkan viralnya kegiatan balap lari yang diduga dijadikan ajang taruhan. Hal itu dilakukan sejumlah oknum di wilayah Pakansari, Kabupaten Bogor.
Ketua KORMI Kabupaten Bogor Rieke Iskandar alias Akew mengatakan, fenomena tersebut mencederai semangat kegiatan balap lari yang selama ini digelar sebagai aktivitas positif bagi anak muda. Khususnya selama Ramadhan.
”Kami sangat sedih melihat kegiatan balap lari yang seharusnya positif justru tercoreng karena dijadikan ajang taruhan oleh segelintir oknum,” ujar Rieke seperti dilansir dari Antara.
Baca Juga: Misi Pemanah Indonesia, Ahmad Khoirul Baasith Ingin Terus Berprestasi dan Cerdas Berbudi Luhur
Dia menjelaskan, kegiatan balap lari yang difasilitasi secara resmi oleh pemerintah daerah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melalui KORMI dilaksanakan di kawasan Gelora Pakansari sebagai upaya mengakomodasi minat anak muda.
Menurut dia, fasilitasi tersebut bertujuan agar kegiatan olahraga masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan terpantau. Sehingga tidak berkembang menjadi aktivitas negatif seperti perjudian.
Rieke menegaskan, kejadian yang viral di media sosial tersebut terjadi di luar kawasan Gelora Pakansari bukan bagian dari agenda resmi yang diselenggarakan KORMI bersama Forkopimda Kabupaten Bogor.
Dia menyayangkan perilaku sebagian kecil oknum yang menjadikan kegiatan olahraga sebagai ajang taruhan. Sehingga berpotensi merusak citra kegiatan balap lari yang selama ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat.
”Kami mengimbau kepada seluruh anak muda yang melakukan balap lari di luar agenda resmi agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum maupun norma masyarakat,” tandas Rieke Iskandar.
Rieke menambahkan, kegiatan balap lari Ramadhan di Pakansari selama ini mendapat dukungan dari masyarakat Kabupaten Bogor maupun wilayah Jabodetabek. Sebab, dinilai mampu menjadi alternatif kegiatan positif bagi generasi muda.
Dia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga kepercayaan publik serta citra Kabupaten Bogor dengan memastikan kegiatan olahraga masyarakat tetap berlangsung sehat, sportif, dan bebas dari praktik taruhan.
”Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kegiatan ini agar tetap positif serta menjaga citra Kabupaten Bogor,” papar Rieke.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
