
Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen. (Dok. Instagram/@maxverstappen1)
JawaPos.com - Max Verstappen tidak melawan, tidak menutup jalur, bahkan tidak mencoba bertahan saat Pierre Gasly melesat melewatinya di lintasan lurus Suzuka, Minggu (29/3). Pembalap Red Bull Racing itu justru melambaikan tangan, seolah berkata, ‘ya sudah, silakan lewat’.
Lambaian sarkastik itu terjadi bukan tanpa alasan. Energi listrik di mobil RB22 Verstappen memang sudah habis. “Kami bisa menyalip, tapi setelah itu tidak ada lagi baterai di lintasan lurus berikutnya,” keluh Verstappen dikutip dari Motorsport. “Saya coba sekali di chicane terakhir, tapi setelah itu tidak ada daya. Jadi saya bilang, ‘silakan lewat saja.’”.
Baca Juga:Tumbangkan Coco Gauff di Miami Open 2026, Aryna Sabalenka Petenis Putri Kelima Raih Sunshine Double
Setelah terjebak tanpa daya untuk menyerang, Verstappen akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kedelapan. Dia finis tepat di belakang Gasly dengan selisih hanya 0,3 detik. Situasi yang sempat dia alami juga di Shanghai.
“Saya sudah terjebak di belakangnya saat di Tiongkok,” kata Verstappen kepada Viaplay. “Ya, saya bisa overtaking, tapi kemudian tidak ada tenaga lagi untuk selanjutnya. Saya mencoba menertawakannya, karena frustasi sepanjang waktu juga tidak membantu,” tuturnya.
Selanjutnya, F1 akan jeda sekitar satu bulan sebelum GP Miami. Meski frustasi, juara dunia F1 empat kali itu mengaku tidak akan benar-benar jauh dari balapan. “Oh, melakukan lebih banyak balapan,” ujarnya ringan kepada Sky Sports. “Tapi juga hal-hal yang membuat saya tersenyum.”
