
Desak Made/Kadek Adi Asih. (NOC Indonesia/Naif Muhammad Al'as)
JawaPos.com - Dua atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih, menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang berhasil menyumbang medali emas di ajang Asian Beach Games 2026. Tidak hanya medali emas saja, Desak/Kadek juga berhasil memecahkan rekor dunia.
Desak/Kadek menyumbang satu medali emas untuk Indonesia lewat nomor speed relay atau estafet putri cabang olahraga panjat tebing. Duet atlet asal Bali itu keluar sebagai juara setelah mengalahkan duet Korea Selatan Jimin Jeong/ Hanaerum Sung dengan catatan waktu 13,76 detik pada partai final di Sanya, Tiongkok, Rabu (29/4) malam.
Prestasi Desak/Kadek di ajang tersebut semakin istimewa karena berhasil memecahkan rekor dunia panjat tebing pada nomor speed relay putri. Momen bersejarah itu tercipta pada babak semifinal ketika mereka menyingkirkan pasangan tuan rumah Tiongkok, Zhou Yafei/Deng Lijuan, dengan catatan waktu 13,74 detik. Catatan waktu itulah yang membuat mereka memecahkan rekor dunia.
Desak dan Kadek mengaku tidak menyangka bisa menyumbang medali emas untuk Indonesia. Apalagi, mereka menjadi yang satu-satunya penyumbang emas dalam ajang tersebut. Meski begitu, mereka mengungkap kunci keberhasilannya.
"Jadi ya sebelumnya kan kita kompetisi di nomor perorangan. Kita pada masuk semua, tapi beberapa orang gagal, dan yang dapat medali di perorangan," kata Desak kepada wartawan di Bandara Internasional Soekarno Hatta, dikutip Jumat (1/5/2026). .
"Dan itu yang membuat kita lebih, 'Oh ya sudah untuk besok kita nggak usah mikirin medali dulu, fokus pada diri sendiri dan prosesnya'. Dan bersyukur dengan kita tidak memikirkan medali, kita diberikan medali emas," tambahnya.
Kadek menambahkan, kesuksesan dirinya bersama Desak karena memiliki satu keunggulan, yakni chemistry. Dia menjelaskan bahwa chemistry mereka telah terbentuk sejak lama, terlebih keduanya sama-sama berasal dari Bali.
"Chemistry-nya mungkin udah dibangun sejak lama, karena saya juga satu tim sama Kak Desak dari kontingen yang sama waktu di Bali. Dan sekarang chemistry-nya itu udah dapat dan kayak udah jalanin aja gitu," terang Kadek.
Lebih lanjut, Desak menyampaikan pencapaian manis di Asian Beach Games 2026 ini menjadi modal bagus baginya jelang tampil di Asian Games 2026 mendatang. Sementara Kadek tidak ikut dalam ajang olahraga bergengsi se-Asia tersebut.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
