
Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine menelan kekalahan dari pasangan unggulan pertama dari Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, di babak perempat final Thailand Open 2026. Namun begitu, mereka memetik banyak pelajaran atas pasangan ranking tujuh dunia tersebut.
Isyana/Rinjani memberikan perlawanan sengit kepada Iwanaga/Nakanishi dalam duel yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Thailand. Jumat (15/5) siang WIB. Secara ranking, duet Pelatnas PBSI Cipayung itu terpaut jauh.
Mereka berada di urutan ke-38 sementara Iwanaga/Nakanishi di posisi ke-7. Namun fakta di lapangan, meski kalah, Isyana/Rinjani sukses merepotkan pasangan jepang tersebut lewat pertarungan tiga gim dengan skor akhir 12-21, 21-12, 17-21.
Usai pertandingan, Isyana/Rinjani mengakui mereka tidak memulai permainan dengan baik pada gim pertama. Namun di gim kedua mereka bisa tampil lepas dan merebut kemenangan. Sayangnya, di gim penentuan mereka kalah mental dari Iwanaga/Nakanishi yang memang secara pengalaman lebih matang.
“Pertandingan hari ini cukup kebingungan di gim pertama lalu bisa main lebih relax lagi, lebih enjoy dan lebih fokus di gim kedua,” kata Isyana dalam keterangan PBSI, Jumat (15/5/2026).
“Masuk gim ketiga skornya kejar-kejaran hanya memang kami harus akui mereka bisa lebih tenang di poin-poin akhir. Hari ini kami belajar bagaimana mereka mengatasi tekanan di lapangan,” sambungnya.
Sementara, Rinjani mengaku tidak menyangka dirinya dan Isyana bisa membuat Iwanaga/Nakanishi kerepotan. Ia menyebut, pasangan nomor tujuh dunia dari Jepang itu melakukan banyak kesalahan sehingga mereka sukses merebut gim kedua dengan kemenangan.
“Kami tidak menyangka mereka yang sudah top 10 dan sudah di main di level atas masih ada tegangnya, banyak mati sendiri terutama di gim kedua jadi kami banyak dapat poin dari situasi itu. Tapi kami juga tidak bisa ambil kesempatan di gim ketiga jadi mereka bisa pegang kontrolnya di akhir-akhir,” ujar Rinjani.
Kendati kalah, Isyana/Rinjani sangat bersyukur karena bisa melangkah hingga babak perempat final dalam turnamen berlevel Super 500 tersebut. Pasangan muda Indonesia itu memetik pelajaran dari laga tersebut, untuk dijadikan sebagai modal menuju Malaysia Masters 2026 pada 19 Mei mendatang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
