
Pengurus KONI Makassar. (Dokumentasi KONI Makassar/Antara)
JawaPos.com - Empat pengurus inti Komite Olahraga Indonesia (KONI) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sepakat mundur secara bersamaan. Keputusan itu diduga kuat karena tidak sejalan dengan ketuanya Ismail, serta muncul dugaan pengelolaan anggaran hibah dari Pemerintah Kota Makassar, tak sesuai peruntukan.
”Kalau saya mengundurkan diri karena ingin fokus dengan bisnis, pekerjaan dulu,” kata Sekretaris KONI Kota Makassar Iqbal Djalil seperti dilansir dari Antara di Makassar.
Selain Iqbal Jalil, tiga pengurus inti KONI Makassar turut mundur masing-masing Wakil Sekretaris KONI Makassar Queensyah Azahrah Kirana Siliwangi, Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran Andi Yasin Iskandar, serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Arianto Najib.
Dari informasi yang beredar, empat pengurus inti ini tidak cocok dengan gaya kepemimpinan Ketua KONI Makassar Ismail. Beberapa spekulasi muncul di tengah kegaduhan organisasi yang mengurusi sejumlah cabang olahraga tersebut.
Selain itu, dugaan kuat pengelolaan keuangan KONI Makassar bermasalah, sebab dana hibah yang diterima dari Pemkot Makassar diduga sudah dihabiskan tidak sesuai peruntukannya. Namun demikian, belum ada validasi berkaitan isu itu.
”Saya tekankan di sini, karena visi tidak sejalan dengan kepemimpinan beliau (Ismail) dan sudah tidak cocok dengan gaya kepemimpinan dengan ketua sekarang. Sudah terlalu rusak di dalam, paling parah pengelolaan anggaran, makanya lebih baik mundur saja,” kata salah seorang pengurus yang mengundurkan diri itu.
Baca Juga: Diduga Terlibat Kasus Pelecehan Seksual, FIFA Coret Rob Dieperink dari Daftar Wasit Piala Dunia 2026
Sebelumnya, Pemkot Makassar mengalokasikan anggaran dana hibah sebesar Rp 15 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025. Dugaannya, anggaran tersebut sudah dihabiskan tanpa adanya pelaporan pengelolaan keuangan secara transparan.
Dugaannya, pengurus ini memilih mundur karena dinamika internal KONI Makassar dengan sejumlah persoalan berlarut-larut tanpa solusi. Selain itu, sejumlah saran diduga diabaikan ketua sehingga mereka memilih mundur.
Sementara Ketua KONI Makassar Ismail saat berusaha dikonfirmasi wartawan perihal mundurnya empat pengurus intinya, belum merespon baik melalui telepon maupun pesan singkat di media sosial WhatsApp (WA).

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
