
Suasana nobar NBA Finals antara San Antonio Spurs vs Nw York Knicks di Senayan Park, Jakarta, Sabtu (6/6). (Banu Adikara/JawaPos.com)
JawaPos.com — Ratusan penggemar basket memadati area SPARK, Senayan Park, Jakarta, Sabtu (6/6), untuk menyaksikan laga kedua final NBA Finals 2026 antara San Antonio Spurs dan New York Knicks.
Dalam laga kedua dengan sistem Best of Seven tersebut, Knicks keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 105-104. Hasil ini membuat mereka sementara unggul 2-0 dan tinggal memenangi dua laga yang akan dihelat di New York.
Duel kedua tim memang menghadirkan cerita yang menarik. Final tahun ini menjadi pertemuan ulang kedua tim setelah bentrok di partai puncak NBA 1999, ketika Spurs keluar sebagai juara dengan kemenangan 4-1. Kini Knicks berusaha mengakhiri penantian gelar yang sudah berlangsung sejak 1973, sementara Spurs juga memburu trofi pertama mereka sejak 2014.
Baca Juga:Veda Ega Pratama Finis Posisi 26 di FP1 Moto3 Hungaria 2026, Masih Punya Kesempatan Bangkit!
Acara nonton bareng yang digelar Prime Video bersama Telkomsel itu dipandu oleh Augie Fantinus dan turut menghadirkan streetballer Indonesia, Rico Lubis.
Di sela-sela laga, Rico menuturkan bahwa final antara kedua tim menunjukkan sehatnya kompetisi di liga tersebut.
"Kalo partai final itu bukan diisi oleh nama-nama bintang kayak LeBron James, itu artinya liganya kompetitif dan ini hal yang sangat bagus," katanya.
Soal siapa yang bakal menjadi juara NBA musim ini, Rico pun memberikan sedikit analisisnya.
"Gue hati kecil maunya Spurs menang, supaya NBA punya hall of fame baru dari Wemby (Victor Wembanyama, Red). Tapi ini kalau Knicks menang 2-0, kayaknya selesai (jadi juara, Red)," ujarnya.
Menoleh ke tahun 1999, Rico menuturkan bahwa kala itu ia mendukung Knicks yang menjadi juara. "Waktu itu Knicks masih ada Latrell Sprewell, jadi gue dukung mereka. Tapi Spurs yang ada Tim Duncan juga bagus banget saat itu," kenangnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
