
Avila Bahar dengan Honda Brio RS nya bersiap lakukan start Round 2 ITCR 1200. (Istimewa)
JawaPos.com - Andalan Honda Racing Indonesia Avila Bahar melakukan start dari pole position pada balapan di kelas neraka Kejurnas Round 2, ITCR 1200 cc. Sementara rekan setimnya Andri Abirezky terkena track limit sehingga start dari posisi kelima.
Kelas ITCR 1200 digelar dengan applaus sejumlah penonton yang mendukung total 33 mobil yang berlaga di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Minggu (14/6). Tak heran lantaran kelas ini terbilang paling berat dengan jumlah peserta yang paling banyak dan tingkat persaingan paling tinggi antarpembalap.
Honda Racing Indonesia konsisten dengan dua pembalap mudanya di kelas ini Avila Bahar dan Andri Abirezky dengan pacuan Honda Brio RS. Start mulus beberapa detik, Avila sudah jauh memimpin, tapi chaos terjadi di beberapa pembalap di belakangnya menyebabkan safety car harus keluar.
Balapan di kelas ITCR 1200 ini sangat menegangkan dengan sejumlah senggolan hingga tabrakan yang menyebabkan sejumlah mobil harus terlempar keluar. Beruntung duet Honda Racing Indonesia, Avila dan Andri konsisten mempertahankan posisi hingga Avila finis pertama dengan waktu 26 menit 28,852 detik diikuti Amato dan Romy T di posisi dua dan tiga.
Pembalap Malaysia, Putera Adam yang finis posisi keempat terkena penalti 5 detik sehingga pembalap Honda Racing Indonesia, Andri Abirezky yang finis kelima, naik keempat mengisi posisi Putera.
Di kelas ISTCR 3600 Seeded A, Honda Racing Indonesia kembali menunjukkan dominasinya melalui pembalap senior Alvin Bahar yang turun dengan pacuan andalannya Honda Civic Type R FL5 2000cc Turbo. Sayangnya, terkendala ban sejak kualifikasi, Alvin pun tertatih dan hanya bisa start dari posisi kedua.
Baca Juga:Cetak Brace untuk Timnas Prancis, Kylian Mbappe Ungkap Mudahnya Kerja Sama dengan Michael Olise
Apip Ginanjar melakukan start pertama. Tapi, baru separo lap pertama, kecerdikan Alvin mampu mengecoh Apip sehingga dia mampu menyalip di trek lurus. Alvin terus menguasai hingga di paro lomba sangat terasa mobilnya kembali terkendala ban yang makin hancur.
Dan, tiga lap jelang finis, mobil Alvin terasa berat untuk melaju, akibat terkendala ban. Apip pun mengambil posisi terdepan. Meski begitu, Alvin tak menyerah, ia terus push hingga finis runner up.
Sebagai Director Tim Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar yang langsung memberi kado hari jadi trofi juara Round 1 kepada Ibundanya Evi Bahar Laloan yang datang jauh-jauh dari Belanda mengaku cukup senang dengan hasil yang dicapai Avila Bahar yang melakukan peningkatan dari Round 1 ke Round 2 dari posisi kedua dan juara di Round 2.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022