
Veda Ega Pratama berpeluang merasakan era baru Moto3 saat kelas ringan Grand Prix beralih menggunakan motor Yamaha spesifikasi tunggal mulai musim 2028. (Instagram/@veda_54)
JawaPos.com — Kategori Moto3 dipastikan memasuki era baru mulai musim 2028 dengan menggunakan motor satu merek buatan Yamaha.
Perubahan besar yang diumumkan di sela MotoGP Belanda 2026 itu diyakini akan menekan biaya kompetisi sekaligus mengubah wajah kelas pembinaan menuju MotoGP, termasuk bagi pembalap Indonesia Veda Ega Pratama.
MotoGP mengumumkan Yamaha akan menjadi pemasok tunggal motor Moto3 mulai 2028 melalui kontrak awal berdurasi enam tahun.
Baca Juga:Hasil Q2 Moto3 Belanda 2026: Veda Ega Pratama Start P7, Modal Besar Raih Podium di Sirkuit Assen
Motor baru tersebut akan menggunakan mesin berbasis Yamaha R7 yang dikembangkan menjadi prototipe balap murni dengan tenaga sekitar 90 hp dan bobot 120 kilogram.
Mengapa Moto3 Berubah Menjadi Kelas Satu Merek?
Moto3 saat ini masih menggunakan motor prototipe yang diproduksi Honda dan KTM. Namun, biaya operasional satu motor untuk semusim mencapai sekitar USD 150.000 sehingga dinilai semakin membebani tim.
MotoGP melalui Chief Sporting Officer Carlos Ezpeleta menilai sistem satu pemasok merupakan solusi paling efektif untuk mengendalikan biaya sekaligus menjaga jalur pembinaan pembalap menuju kelas utama.
“Jadi, dari keputusan kami, pengalaman telah membawa kami pada pemahaman cara terbaik untuk melakukannya adalah dalam lingkungan biaya yang terkontrol. Satu-satunya cara nyata untuk melakukan itu adalah dengan pemasok tunggal,” ujar Carlos Ezpeleta dikutip dari Crash.net, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah menerima banyak masukan dari berbagai tim yang selama ini berlaga di Moto2 dan Moto3.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
