Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Agustus 2026 | 02.15 WIB

Kemenangan Terpanjang dalam Sejarah UFC

Anderson Silva hingga Khabib Nurmagomedov menjadi legenda UFC dengan kemenangan beruntun terbanyak. (istimewa) - Image

Anderson Silva hingga Khabib Nurmagomedov menjadi legenda UFC dengan kemenangan beruntun terbanyak. (istimewa)

JawaPos.com - Di UFC, satu pukulan, satu takedown, atau satu kesalahan saja bisa mengubah jalannya pertarungan. Berikut kemenangan terpanjang dalam sejarah UFC.

Mencatatkan rentetan kemenangan bukanlah hal yang mudah, terutama mengingat ketatnya persaingan di setiap kelas berat.

Rentetan kemenangan terpanjang menjadi bukti kehebatan dan ketangguhan masing-masing petarung di level tertinggi MMA.

Namun, segelintir atlet berhasil menorehkan rekor luar biasa, dengan terus meraih kemenangan demi kemenangan saat menghadapi lawan-lawan paling tangguh di dunia.

Di sini, kita akan melihat rekor kemenangan beruntun terpanjang dalam sejarah UFC. Jika dua petarung memiliki jumlah kemenangan yang sama, posisi lebih tinggi diberikan kepada petarung dengan jumlah kemenangan lebih banyak dalam pertarungan perebutan gelar juara UFC.

12. Tony Ferguson (12 kemenangan beruntun)

Tony 'El Cucuy' Ferguson mencatatkan rekor 12 kemenangan beruntun di kelas ringan antara 2013 dan 2019. Kemenangan pertama dalam rangkaian rekor ini diraihnya di UFC 166 melalui teknik submission saat melawan Mike Rio.

Selama periode tersebut, ia mengalahkan sejumlah nama besar seperti Edson Barboza, Rafael dos Anjos, dan Anthony Pettis. Kemenangan beruntun ke-12 diraihnya di UFC 238 saat menghadapi Donald Cerrone. Namun, rekor tersebut terhenti di tangan Justin Gaethje. Sejak kekalahan itu, ia terus menelan kekalahan dalam setiap pertarungan di Octagon, dan mengakhiri karier UFC-nya dengan delapan kekalahan beruntun.

11. Alexander Volkanovski (12 kemenangan beruntun)

Alexander 'The Great' Volkanovski mencatatkan rekor 12 kemenangan beruntun di UFC antara 2016 dan 2023. Perjalanannya dimulai dengan kemenangan TKO ronde kedua atas Yusuke Kasuya pada November 2016. Ia mengalahkan nama-nama besar seperti Chad Mendes dan Jose Aldo, sebelum merebut gelar juara kelas bulu dari Max Holloway di UFC 245 pada 2019.

Sayangnya, rekor kemenangannya terhenti di tangan Islam Makhachev pada UFC 284; sejak saat itu, ia kalah dalam tiga dari lima pertarungan terakhirnya. Meski demikian, ia berhasil memenangkan gelar juara kelas bulu yang sempat lowong di UFC 314 dengan mengalahkan Diego Lopes melalui keputusan mutlak (unanimous decision). Petarung asal Australia ini juga telah berhasil mempertahankan gelar tersebut dalam pertandingan ulang.

Editor: Edi Yulianto
Sumber: givemesport.com
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore