
PERLU TAMBAHAN: Sebuah truk sampah modern milik Pemkot Surabaya melintas di kawasan Benowo. Tahun depan pemkot menambah armada baru. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)
JawaPos.com - Truk sampah dengan bak belakang terbuka masih terlihat berkeliaran di jalanan Kota Pahlawan. Hal itu membuat pengendara, khususnya roda dua, terganggu. Dinas kebersihan dan ruang terbuka hijau (DKRTH) berencana menggantinya dengan truk tertutup.
Sekretaris DKRTH Ipong Wisnoe Wardono mengakui, belum semua truk pengangkut sampah menggunakan truk compactor. Yakni, dilengkapi alat pres dan baknya tertutup rapi. ’’Ada beberapa yang masih terbuka dan itu unit lama,’’ ujarnya kemarin (14/10).
Ipong menyadari keluhan para pengendara roda dua. Khususnya yang melintas di sepanjang Jalan Kalianak–Osowilangun–Romokalisari–Benowo. Sebab, jalanan tersebut menjadi langganan truk-truk sampah melintas.
Untuk sementara, pengadaan truk pada 2020 baru lima unit. Harga satu unit sekitar Rp 1,1 miliar. Jadi, anggaran yang disiapkan untuk menambah jumlah unit truk pengangkut sampah itu sekitar Rp 5,5 miliar.
Secara bertahap, seluruh truk pengangkut sampah akan diganti dengan truk compactor. Hal itu disusul dengan standardisasi angkutan sampah yang diberlakukan bagi semua pihak, termasuk swasta. ’’Nanti semua angkutan sampah harus tertutup,’’ ucapnya.
Hal itu berkaitan dengan regulasi tentang pengangkutan sampah dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019. Salah satunya, angkutan sampah harus memenuhi persyaratan keamanan dan kesehatan lingkungan. Termasuk kenyamanan dan kebersihan armada.
Saat ini aturan tersebut masih disosialisasikan. Sasaran utamanya pengusaha hotel dan restoran. Sebab, menurut Ipong, dua usaha itulah yang hampir setiap hari memproduksi cukup banyak sampah.
Lebih lanjut, Ipong menyatakan bahwa pemilik usaha yang memproduksi sampah lebih dari 30 ton/meter kubik wajib menggunakan truk dengan bak tertutup. Tidak harus truk compactor. ’’Yang penting sampahnya tidak sampai tercecer,’’ ujarnya.
Ipong mengatakan, DKRTH bersama Bagian Hukum Pemkot Surabaya masih merancang aturan teknis pelaksanaan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
