Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Februari 2021 | 02.36 WIB

Jumlah Penduduk Surabaya Capai 2.874.314 Jiwa

Pemandangan di kawasan Ketabangkali dengan adanya patung Suro dan Boyo yang berwarna-warni menambah keindahan sudut kota Surabaya kemarin malam. (Dite Surendra/Jawa Pos) - Image

Pemandangan di kawasan Ketabangkali dengan adanya patung Suro dan Boyo yang berwarna-warni menambah keindahan sudut kota Surabaya kemarin malam. (Dite Surendra/Jawa Pos)

JawaPos.com – Jumlah penduduk Kota Surabaya terus bergerak dinamis dari waktu ke waktu. Berdasar hasil sensus penduduk terbaru 2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Surabaya, jumlah penduduk Kota Surabaya mencapai 2.874.314 jiwa. Jumlah itu terdiri atas 1.425.168 laki-laki dan 1.449.146 penduduk perempuan.

Kasi Statistik Sosial BPS Surabaya M. Imron menyampaikan, jumlah penduduk itu meningkat jika dibandingkan dengan hasil sensus 2010. Saat itu jumlah penduduk Surabaya 2,77 juta jiwa. Artinya, ada peningkatan sekitar 108,8 ribu jiwa atau naik 3,94 persen. Sementara itu, jika dirunut sejak sensus pada 1980, kenaikan jumlah penduduk Kota Pahlawan hingga sensus 2020 sudah mencapai 856,8 ribu jiwa atau naik 42,47 persen. ’’Pertumbuhan penduduk mengalami peningkatan yang cukup signifikan,’’ kata M. Imron Senin (1/2). Menurut dia, banyak faktor yang memicu peningkatan sekaligus perubahan jumlah penduduk.

Di antaranya, faktor kelahiran dan kematian. Faktor urbanisasi juga sangat berpengaruh. Perkembangan Kota Surabaya yang begitu pesat memicu terjadinya migrasi. Banyak warga luar kota datang bekerja ke Surabaya hingga menjadi penduduk tetap. Sebaliknya, ada pula warga yang sebelumnya ber-KTP Surabaya pindah domisili ke luar kota. ’’Faktornya macam-macam (perubahan jumlah penduduk, Red). Bisa lahir, mati, maupun migrasi,’’ jelasnya.

Jumlah penduduk laki-laki yang lebih sedikit daripada penduduk perempuan memicu timbulnya rasio jenis kelamin sebesar 98. Artinya, dari seratus penduduk perempuan, terdapat 98 warga berjenis kelamin pria.

Sementara itu, dengan luas wilayah Surabaya mencapai 326,81 kilometer persegi, kepadatan penduduk Kota Surabaya berdasar hasil sensus penduduk 2020 sebanyak 8.795 jiwa per kilometer persegi.

Baca Juga: Jadi Bu Bos Bengkel, Tepergok Serong, Kini Terapis Panti Pijat Lagi

Imron menyampaikan, sensus penduduk 2020 adalah upaya untuk mewujudkan satu data kependudukan. Dengan begitu, sensus 2020 bertujuan menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk Indonesia. Termasuk Kota Surabaya. Nah, untuk mencapai tujuan itu, dilakukan beberapa inovasi dan penyesuaian. Di antaranya, menggunakan metode kombinasi dengan basis data administrasi kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri.

Namun, kata Imron, pandemi Covid-19 memberikan tantangan pada pelaksanaan di lapangan. Dengan begitu, ada penyesuaian pada setiap tahapan proses dengan tetap berpegang pada tujuan besar sensus. Beberapa penyesuaian yang dilakukan adalah sistem sensus online diperpanjang hingga 29 Mei 2020. Wawancara yang semula dilaksanakan pada Juli 2020 dimundurkan ke September 2020. ’’Dengan kondisi pandemi ini, kami lakukan beberapa penyesuaian,’’ jelas Imron. 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://youtu.be/ulveMNNNb9k

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore