Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Mei 2021 | 07.21 WIB

Malam Takbiran, Kawasan Wisata Religi Ampel Sepi

Suasana Gang Ampel Suci pada malam takbiran. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Suasana Gang Ampel Suci pada malam takbiran. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com–Umat muslim menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dengan takbir pada Rabu (12/5) malam. Biasanya, kawasan wisata religi Ampel dipadati umat muslim yang bertakbir bersama.

Namun, pemandangan berbeda tampak pada perayaan tahun ini. Kawasan tersebut tampak sepi. Masjid bahkan kosong melompong. Padahal, biasanya terdapat jamaah yang melaksanakan salat atau mengaji.

Bagian serambi masjid juga terlihat sepi. Hanya ada 5–7 orang. Mereka mengaji dan bertakbir. Tidak ada jamaah yang berkelompok.

Salah satu jamaah yang menghabiskan malam takbiran di Masjid Ampel adalah Aisyah, 23. Dia datang bersama keluarga dan ayahnya. Mereka duduk di serambi masjid sambil menikmati gorengan yang dibeli di Jalan KH Mas Mansyur.

”Malam takbiran nggak boleh keliling. Akhirnya ke sini. Jadi sekalian merayakan,” tutur Aisyah.

Uniknya, bagian makam juga tampak sepi. Padahal, kompleks tersebut belum pernah sepi meski saat Ramadan. Hanya ada 20–30 jamaah yang duduk dan mengaji. Beberapa juga melantunkan takbir.

Hal berbeda tampak dari Gang Ampel Suci. Di gang tersebut, pasar dipadati jamaah. Tempat tersebut menjual berbagai ornamen keagamana termasuk untuk persiapan Lebaran. Sebut saja pakaian muslim, kurma, hingga air zamzam. Jamaah dan pengunjung tampak ramai berbelanja.

Amanda, 17, salah satu pengunjung yang mengantre mengaku ingin tampil berbeda saat Lebaran. Dia sudah mengantre sekitar 15 menit. Menunggu belasan pengunjung lain. ”Belum pernah. Pengen nyoba aja. Meski nggak keliling-keliling. Tapi pengen,” tutur Amanda.

Namun, jumlah pengunjung tidak sepadat biasanya. Pada Selasa (11/5), wilayah Ampel Suci masih dipadati ribuan pengunjung. Dari pantauan JawaPos.com, pengunjung yang memenuhi gang tersebut hingga tidak bisa berjalan dengan leluasa.

Amir, salah satu pedagang baju menjelaskan, jumlah  pembeli dan pengunjung menurun pada Rabu (12/5). Peningkatan terjadi pada 10 hari menjelang berakhirnya Ramadan. ”Sudah sepi. Mungkin juga karena takut larangan takbiran,” kata Amir.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore