Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Juli 2021 | 18.16 WIB

Pesan Terakhir Arief Harsono, Bantu Suplai Oksigen

Arief Harsono (SAMATOR) - Image

Arief Harsono (SAMATOR)

JawaPos.com – Pesan itu masih diingat betul Rachmat Harsono. Sang ayah, Arief Harsono, mengingatkan untuk membantu kebutuhan oksigen rumah sakit.

”Ada dua customer yang bukan klien dapat bantuan tabung oksigen. Itu suruhan (yang meminta, Red) dari bapak,” tutur Rachmat kemarin (3/7). Bagaimanapun, kata dia, menyelamatkan nyawa di atas segalanya. "Pesan ini yang memotivasi saya untuk melanjutkan semangat yang dimiliki bapak,” lanjutnya.

Jumat (2/7) pukul 21.30, Arief Harsono mengembuskan napas terakhir di RS Adi Husada.

Bos Samator Group itu dirawat sejak Minggu (27/6) karena Covid-19.

Arief sebenarnya rutin melakukan pemeriksaan PCR 3 atau 4 hari sekali. "Saya sebenarnya punya keyakinan kalau bapak akan sembuh. Tapi, Tuhan berkata lain,” katanya.

Menurut Rachmat, pesan lain yang diberikan kepadanya adalah menjaga ketersediaan tabung oksigen di seluruh Indonesia. ’’Sebelum mengembuskan napas terakhir, bapak justru berpikir bagaimana kesehatan orang lain. Ini tentu luar biasa,” ujarnya.

Adik Arief, Rasid Harsono, menuturkan, kepergian almarhum sangat mendadak. "Kami masih sempat berbincang dan mengobrol hari Minggu itu,” ungkapnya kemarin. Namun, kondisi sang kakak memburuk yang diikuti timbulnya gejala sesak hingga kadar oksigen menurun.

Rasid mengenang sosok kakaknya itu sebagai orang yang rendah hati, disiplin, dan memiliki jiwa leadership yang tinggi. ’’Beliau selalu berpesan untuk membantu orang yang membutuhkan tanpa melihat SARA,” terangnya.

Selama berkecimpung dalam penyediaan tabung oksigen, Rasid dititipi pesan untuk menjalankan distribusi secara masif ke seluruh Indonesia. ’’Khususnya untuk wilayah Jawa yang sekarang memang tengah dilanda lonjakan pasien,” tutur Rasid.

Arief Harsono meninggalkan banyak kenangan bagi anak dan cucu. Semangat kemanusiaan, disiplin, dan kepemimpinannya menjadi teladan bagi banyak orang.

Arief dikenal karena kegigihan dan kedermawanannya. Samator Group didirikan pada 22 Juli 1975. Awalnya, Arief mendirikan PT Samator sebagai pabrik gas acetylene skala kecil. Kini, Samator berkembang pesat menjadi perusahaan gas yang memiliki 60 cabang di Indonesia dan memenuhi kebutuhan di berbagai bidang. Dalam produksi oksigen, Grup Samator sudah menjalankan 50 pabrik oksigen dan 100 pengisian. Atas kegigihannya itu, Arief dikenal dengan julukan Bapak Oksigen Indonesia.

Saat pandemi Covid-19, Arief bersama beberapa pengusaha lain bergabung untuk menyumbangkan hingga lima kontainer tabung oksigen ke India. Arief juga masih sempat berkoordinasi dengan banyak rumah sakit di Indonesia demi memenuhi kebutuhan oksigen di berbagai lokasi.

Kolega Arief, Hermanto Tanoko, menilainya sebagai pahlawan yang telah berjibaku untuk memenuhi keperluan oksigen di Indonesia. ’’Berkat kegigihannya, Indonesia sudah mandiri di bidang oksigen,” ujarnya melalui unggahan di akun Instagram-nya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore