
SEPERTI SEDANG MENGAWASI: Jika dilihat ekilas dalam kegelapan, patung pilot di Makam Kembang Kuning seperti manusia yang sedasng menunggu sesuatu. Praktisi spiritual yang mencoba berkomunikasi mendapati patung tersebut pernah berubah posisi gara-gara keku
Sekilas, tidak ada yang aneh dengan patung pilot di Makam Kembang Kuning, Surabaya. Namun, berbagai cerita mistis terkait dengan patung tersebut bertebaran. Salah satunya, konon patung itu suka berpindah posisi sendiri. Begitu pun bola matanya yang seakan melirik layaknya orang hidup.
---
PATUNG tersebut berada di dekat akses Makam Kembang Kuning. Masuk sekitar 200 meter. Sosok patung pilot tersebut jika dilihat sekilas mirip orang beneran. Mengenakan setelan putih-putih, patung yang diposisikan duduk di batu nisan dengan tangan kanan menumpang di paha tersebut tampak seperti orang yang termenung. Sorot matanya seakan terarah ke siapa saja yang ada depannya.
Cerita patung pilot berubah posisi tersebut sudah terdengar di mana-mana. Mulai tangannya yang berubah sendiri, matanya melirik, hingga posisi duduknya yang berubah arah. Jawa Pos bersama praktisi spiritual Bambang Hadi Purnomo berusaha mencari jawabannya melalui mediasi dengan makhluk yang ada di sekitar patung pada Rabu (20/10) malam.
Bambang menuturkan, perpindahan posisi patung memang benar adanya. Kejadian itu terjadi sekitar 1990-an. ”Pindahnya patung ini bukan karena sosok pilotnya,” katanya ketika berada di lokasi. Melainkan karena energi negatif yang ada di sana. Pohon tua tepat di belakang patung memiliki energi yang cukup besar. Tempat itu adalah pusat energi negatif.
Semua makhluk gaib di Makam Kembang Kuning berkumpul di sana. Salah satunya makhluk siluman. Hasil interaksi dua dimensi memberi jawaban bahwa siluman itu yang mengubah posisi patung. Jika dulu awalnya menghadap ke utara. Sekarang berubah ke timur. Perubahan itu menyesuaikan asal kelahiran sosok pilot. ”Dia juga ingin dikenang terus,” ucap Bambang.
Sekitar 1990-an, patung itu kerap berubah sendiri. Kejadian tersebut bukan tanpa alasan. Ada pesan yang ingin disampaikan. Para makhluk gaib sengaja membuat patung pilot menjadi seram. Tujuannya, agar orang takut dan menghindari lokasi tersebut.
Maklum, kawasan Makam Kembang Kuning kerap dijadikan tempat prostitusi. Makam yang sakral akhirnya dikotori dengan tindakan kurang baik. Kondisi itu membuat semua makhluk gaib di sana marah. Tidak sedikit juga jin dan sebagainya memberi sanksi bagi orang yang melakukan asusila. Mulai digoda hingga dibuat apes selalu.
Menurut Bambang, energinya sangat negatif. Tapi, makhluk yang berada di belakang patung tersebut adalah yang levelnya rendah. Seperti genderuwo hingga kuntilanak. Para jin tersebut tidak ingin lokasinya dikotori manusia. Bahkan, kedatangan Jawa Pos saja sudah membuat mereka marah. Padahal, rombongan hanya membawa lampu dan tak memunculkan banyak suara.
Pohon belakang patung pilot tersebut memang cukup unik. Berbeda dengan pohon lainnya yang ada Makam Kembang Kuning. Meski masih tumbuh, daunnya hanya sedikit. Terlihat seperti gersang. ”Kalau sekarang sudah tidak lagi berubah posisi, tapi sosok astral masih menganggu,” ungkap Bambang.
Patung tersebut dibikin untuk mengenang Alfried Emile Rambaldo, seorang pilot balon udara. Tak ada yang tahu sejak kapan patung tersebut berada di sana. Beberapa orang mengatakan patung ada sejak 1970-an.
Pria kelahiran Rembang, Pasuruan, itu merupakan pendiri klub balon udara panas di Hindia Belanda. Namanya Nederlandsch Indische Vereeniging Voor Luchtvaart yang beranggota 600 orang. Sayangnya, pria kelahiran 1879 itu harus mengakhiri profesinya sebagai pilot balon udara karena peristiwa yang tragis. Rambaldo ditemukan tewas setelah balon udaranya mengalami kecelakaan. Tepatnya 5 Agustus 1911.
Saat itu dia bersama asistennya terbang dari Surabaya menuju Semarang. Karena faktor cuaca, akhirnya mengalami kecelakaan di daerah Blora, Jawa Tengah. Kemudian di makamkan di Makam Kristen Kembang Kuning.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
