
AMATI MONITOR: Seorang siswa SD sedang menjalani wawancara secara daring. Dispendik bakal mencari anak-anak cerdas istimewa untuk dididik secara khusus. (Frizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya sedang menyiapkan program untuk terus mengembangkan kualitas akademik para siswa. Dispendik membentuk kelas khusus yang berisi para pelajar SD-SMP dengan IQ di atas rata-rata. Itu wadah untuk menggembleng anak-anak cerdas. Termasuk disiapkan untuk ajang Olimpiade.
Kadispendik Surabaya Supomo menyampaikan, program kelas khusus dibuka untuk para pelajar SD-SMP. Baik sekolah negeri maupun swasta. Mereka akan dibina oleh guru-guru pilihan dan berprestasi. ’’Goal kita agar anak-anak pintar di Surabaya makin terasah. Jangan sampai anak-anak yang istimewa ini tidak ada pembinaan, perhatian khusus, kemudian mereka menjadi anak-anak yang biasa-biasa saja,’’ jelas Supomo.
Sebelum mengikuti kelas khusus, para pelajar se-Surabaya mengikuti seleksi. Mulai tes potensi akademik (TPA) hingga tes IQ. Seluruh sekolah mengirimkan siswa-siswa terbaiknya. ”Ini sudah kami seleksi. Dan sudah ada yang terpilih,’’ jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Sekolah Menengah (Kabid Sekmen) Dispendik Surabaya Tri Aji Nugroho.
Sejauh ini, dispendik sudah melakukan penjaringan untuk jenjang SMP. Hasilnya, dari 2000-an siswa yang mengikuti seleksi, sudah terjaring 46 anak yang dianggap memenuhi ekspektasi. Mereka adalah siswa SMP negeri dan swasta. Anak-anak itu terbukti memiliki IQ di atas rata-rata. Mulai yang ber-IQ 110 hingga 125 ke atas. ’’Ini baru tahap pertama. Ke depan ada tahap berikutnya,’’ jelas Aji, sapaan karib Tri Aji Nugroho.
Rencananya, pembelajaran dimulai pekan depan. Pembelajaran akan dilakukan dalam kelas-kelas kecil. Dibagi menjadi lima kelas. Lokasi belajarnya akan meminjam gedung sekolah yang mewakili zonasi. Yaitu, Surabaya Selatan, Timur, Barat, Utara, dan Surabaya Pusat. ”Nanti kami tentukan lokasinya,’’ imbuh Aji.
Diharapkan, anak-anak cerdas istimewa itu bisa menjadi role model bagi pelajar berprestasi di Kota Surabaya. Mereka menjadi percontohan tidak hanya karena memiliki potensi akademik yang menonjol. Namun, juga karena akhlak dan sikap mental yang baik. Misalnya, bersikap jujur, disiplin, serta bisa menjaga sopan santun. ”Jika ada Olimpiade tingkat nasional atau internasional, kita akan cari dari siswa ini. Tapi, tentu melalui proses seleksi,’’ paparnya.
Menariknya, dalam program kelas khusus itu, Dispendik Surabaya bekerja sama dengan sejumlah ahli dan akademisi sebagai tutor. Salah satunya fisikawan ternama Prof Yohanes Surya. Fisikawan Indonesia itu selama ini dikenal sebagai pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI).
Akademisi lain dari universitas-universitas di Surabaya akan memberikan pembelajaran bagi para pelajar peserta kelas khusus. Selain itu, memberikan pembinaan kepada tenaga pendidik dalam program tersebut agar mereka memiliki kemampuan yang lebih dan terarah. ’’Intinya, bagaimana memperluas wawasan anak-anak. Pelajaran yang tidak didapat di sekolah reguler bisa mereka dapatkan di kelas khusus ini,’’ jelas Aji.
Lebih jauh disampaikan, ke depan siswa yang dibina tidak terbatas pada kebutuhan akademik semata. Tapi, siswa yang punya bakat di bidang olahraga, seni, hingga tulis-menulis juga akan difasilitasi. Program itu berada dalam satu kesatuan program besar. Namanya Be Extraordinary You!
”Karena ini kan kelebihan siswa. Kita ingin fasilitasi semua bakat siswa. Semua akan kita wadahi,’’ tegasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
