Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Oktober 2022 | 13.24 WIB

Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya Klaim Bisa Atasi 94 Persen Kebakaran

Dinas PMK saat bertugas. Pemkot Surabaya for Jawa Pos - Image

Dinas PMK saat bertugas. Pemkot Surabaya for Jawa Pos

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menambah Pos Pemadam Kebakaran pada 2022. Lokasinya berada di kawasan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya. Pos tersebut mulai beroperasi pada 2023.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Dedik Irianto menyebut, saat ini Pemkot Surabaya menerapkan respons time 7 menit pelayanan pemadaman gratis (Roti 7 Lapis). Program itu merupakan inovasi DPKP Surabaya.

”Kita punya 21 pos. Kalau ditarik 3,5 kilometer itu kita sudah bisa cover 94 persen. Artinya, paling jauh titik kebakaran itu 3,5 kilometer. Sehingga kita berani menerapkan respons time 7 menit pelayanan pemadaman gratis (Roti 7 Lapis),” terang Dedik.

”Tahun ini ada tambahan satu pos lagi di Balas Klumprik. Karena dulu waktu 5 tahun sebelumnya, perkembangan perumahan di sana tidak seramai sekarang,” ujar Dedik.

Menurut Dedik, penambahan pos pemadam kebakaran itu untuk mempercepat capaian respons time. Sekaligus pula untuk cover jangkauan area yang lebih luas.  ”Sudah proses, sedang dibangun hampir selesai. Insya Allah tahun depan bisa beroperasi,” terang Dedik.

Selain dukungan keberadaan pos yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pahlawan, kecepatan dalam menangani kebakaran juga didukung Surabaya Intelligent Transport System (SITS). Sehingga saat kendaraan pemadam meluncur ke lokasi kebakaran, traffic light dapat dihijaukan.

”Kita dibantu SITS untuk traffic light. Sehingga pada saat meluncur lokasi kebakaran, traffic light dihijaukan terus sehingga kami bisa menjangkau lokasi dalam 7 menit,” jelas Dedik.

Di samping dukungan keberadaan pos-pos dan SITS, kehadiran kendaraan bronto skylift juga menjadi bukti komitmen pemkot dalam memaksimalkan upaya pemadaman jika terjadi kebakaran di gedung bertingkat. Pemkot Surabaya memiliki empat unit bronto skylift. Yakni, 1 unit bronto skylift 104 meter. Satu unit bronto skylift 55 meter, serta 2 unit bronto skylift 42 meter.

”Bronto skylift kami ada tiga spek dengan jumlah empat unit. Insya Allah maksimal,” terang Dedik.

Dedik menambahkan, kendaraan tempur DPKP Surabaya berjumlah total 78 unit. Puluhan kendaraan tempur pemadam itu mulai dari yang roda dua hingga roda 16.

”Untuk roda dua kita punya walang kadung dan walang kekek. Kemudian ada mobil tempur SCBA (Self Contain Breathing Apparatus), bronto skylift, mobil tangga, serta mobil phyton, yang dapat dipasang selang hingga 6 kilometer,” ucap Dedik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore