
Dinas PMK saat bertugas. Pemkot Surabaya for Jawa Pos
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menambah Pos Pemadam Kebakaran pada 2022. Lokasinya berada di kawasan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya. Pos tersebut mulai beroperasi pada 2023.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Dedik Irianto menyebut, saat ini Pemkot Surabaya menerapkan respons time 7 menit pelayanan pemadaman gratis (Roti 7 Lapis). Program itu merupakan inovasi DPKP Surabaya.
”Kita punya 21 pos. Kalau ditarik 3,5 kilometer itu kita sudah bisa cover 94 persen. Artinya, paling jauh titik kebakaran itu 3,5 kilometer. Sehingga kita berani menerapkan respons time 7 menit pelayanan pemadaman gratis (Roti 7 Lapis),” terang Dedik.
”Tahun ini ada tambahan satu pos lagi di Balas Klumprik. Karena dulu waktu 5 tahun sebelumnya, perkembangan perumahan di sana tidak seramai sekarang,” ujar Dedik.
Menurut Dedik, penambahan pos pemadam kebakaran itu untuk mempercepat capaian respons time. Sekaligus pula untuk cover jangkauan area yang lebih luas. ”Sudah proses, sedang dibangun hampir selesai. Insya Allah tahun depan bisa beroperasi,” terang Dedik.
Selain dukungan keberadaan pos yang tersebar di seluruh wilayah Kota Pahlawan, kecepatan dalam menangani kebakaran juga didukung Surabaya Intelligent Transport System (SITS). Sehingga saat kendaraan pemadam meluncur ke lokasi kebakaran, traffic light dapat dihijaukan.
”Kita dibantu SITS untuk traffic light. Sehingga pada saat meluncur lokasi kebakaran, traffic light dihijaukan terus sehingga kami bisa menjangkau lokasi dalam 7 menit,” jelas Dedik.
Di samping dukungan keberadaan pos-pos dan SITS, kehadiran kendaraan bronto skylift juga menjadi bukti komitmen pemkot dalam memaksimalkan upaya pemadaman jika terjadi kebakaran di gedung bertingkat. Pemkot Surabaya memiliki empat unit bronto skylift. Yakni, 1 unit bronto skylift 104 meter. Satu unit bronto skylift 55 meter, serta 2 unit bronto skylift 42 meter.
”Bronto skylift kami ada tiga spek dengan jumlah empat unit. Insya Allah maksimal,” terang Dedik.
Dedik menambahkan, kendaraan tempur DPKP Surabaya berjumlah total 78 unit. Puluhan kendaraan tempur pemadam itu mulai dari yang roda dua hingga roda 16.
”Untuk roda dua kita punya walang kadung dan walang kekek. Kemudian ada mobil tempur SCBA (Self Contain Breathing Apparatus), bronto skylift, mobil tangga, serta mobil phyton, yang dapat dipasang selang hingga 6 kilometer,” ucap Dedik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
