Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Juli 2023, 00.26 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Sebut Delegasi SCCIFAF 2023 dari 8 Negara dan 9 Daerah Menikmati Kota Pahlawan

Tari Ganongan hingga Goong Prada, semarakkan opening night Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival (SCCIFAF) 2023. - Image

Tari Ganongan hingga Goong Prada, semarakkan opening night Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival (SCCIFAF) 2023.

JawaPos.com–Tari Ganongan hingga Goong Prada, menyemarakkan opening night Surabaya Cross Culture International Folk Art Festival (SCCIFAF) 2023. Acara tersebut dikemas dalam welcome dinner di halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya, Senin (17/7) malam.

Sembari menikmati beragam kuliner khas Surabaya, delegasi SCCIFAF dari 8 negara dan 9 daerah di Indonesia itu dihibur penampilan seni budaya yang dibawakan seniman asal Kota Pahlawan. Penampilan dibuka pada pukul 19.10 WIB dengan paduan suara yang dibawakan Universitas Surabaya (Ubaya).

”Saya juga mengapresiasi terhadap keindahan dari performance kesenian yang ditampilkan semua negara. Saya menunggu kedatangan ke Surabaya kembali untuk semua delegasi yang hadir di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya Rini Indriyani.

Selain Ganongan dan Goong Prada, beberapa pertunjukan seni juga menyemarakkan opening night SCCIFAF 2023. Di antaranya, Tari Remo, Reog, Gito Maron, Hip-Hop, hingga beberapa penampilan dari musisi Surabaya. Sementara pada puncak acara, seluruh kesenian tersebut dikolaborasikan menjadi satu.

Eri Cahyadi menjelaskan, opening night SCCIFAF merupakan rangkaian dari acara pembuka. Sedangkan puncak acaranya, akan berlangsung pada Kamis (20/7). Pada puncak acara nanti, seluruh delegasi dari dalam maupun luar negeri menunjukkan penampilan di halaman Balai Kota Surabaya.

Wali Kota Eri menyebut, sebelumnya seluruh delegasi juga sudah berkeliling ke tempat-tempat destinasi wisata dan mal di Surabaya. Seluruhnya mengaku nyaman dan menikmati tinggal di Kota Pahlawan.

”Mereka juga enjoy (menikmati) di Surabaya. Saya mengapresiasi dengan penampilan-penampilan mereka. Dan Insya Allah mereka nanti akan tampil di masing-masing mal keliling,” ujar Eri.

Wali Kota Eri merasa bahagia dengan hadirnya para delegasi mancanegara di Surabaya. Para delegasi mengaku nyaman dengan culture budaya warga Surabaya yang terkenal ramah.

”Karena orang Surabaya ramah, seperti friendly dan itu yang menjadi kebahagiaan buat saya. Sehingga apa? bagaimana membangun Surabaya ini dengan guyub-rukun, gotong-royong bisa terwujud dengan pengakuan dari dunia luar bahwa Surabaya orangnya ramah-ramah,” jelasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati menyebut, sebelum menikmati welcome dinner di halaman balai kota, pada pagi hingga siang hari, para delegasi mengikuti rangkaian acara city tour.

City tour ke Tugu Pahlawan, Gereja Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen dan yang pasti mereka juga ke Surabaya Kriya Gallery (SKG) untuk beli oleh-oleh khas Surabaya,” kata Wiwiek.

Menurut dia, Surabaya Cross Culture Festival merupakan event yang berpotensi untuk bisa dikembangkan lebih jauh lagi ke tingkat nasional. Bahkan, saat ini, SCCIFAF telah masuk dalam kalender event tahunan Kota Surabaya.

”Kita tawarkan keramahan sama keragaman corak budaya. Termasuk makanan, kuliner-kuliner yang kita sediakan hari ini menjadi sesuatu daya tarik untuk mereka datang kembali,” ucap Wiwiek.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore