
Pengunjung membeli bunga yang dijual di sepanjang Jalan Tunjungan Surabaya. (Juliana Christy/JawaPos.com)
JawaPos.com - Jalan Tunjungan di Surabaya bukan hanya ikon sejarah dan wisata kota, tapi juga menjadi tempat para pedagang bunga segar menggelar dagangannya.
Setiap malam, deretan buket warna-warni mempercantik trotoar dan menarik perhatian pejalan kaki, terutama saat akhir pekan.
Salah satu pedagang yang konsisten berjualan bunga di Jalan Tunjungan adalah Munandar, pemilik lapak bunga Saudara Floris.
Ia mengaku berjualan setiap hari tanpa libur. "Mulai jam enam sore sampai malam. Biasanya jam 10 atau 11 malam sudah ramai," ujarnya saat ditemui di lapaknya.
Munandar membawa sekitar 40–50 buket bunga setiap harinya, yang dijual dengan harga seragam, yakni Rp 25 ribu per buket. Buket-buket itu terdiri dari aneka bunga seperti pikok, spray, aster, krisan, hingga mawar yang paling diminati.
“Mawar warnanya macam-macam. Ada putih, pink soap, pink fanta, peach, kadang juga kuning,” sebut pria asal Tulungagung itu. Menurut dia, omzet yang didapat dari berdagang bunga di Jalan Tunjungan bisa cukup besar, terutama saat akhir pekan.
"Kalau malam minggu, bisa sampai 500 ribu dalam beberapa jam saja," kata pria 43 tahun itu. Meski tak semua buket selalu habis, ia tetap membawa jumlah yang sama setiap hari. "Kadang habis semua, kadang sisa sepuluh," tambahnya.
Selain Munandar, ada pula Sulastri, penjual bunga lainnya yang sudah lebih dari 10 tahun berjualan di kawasan itu. Ia juga mengandalkan momen akhir pekan sebagai waktu paling ramai pembeli. “Kalau malam minggu bisa habis semua. Hari biasa, paling sisa,” tuturnya.
Menurut Sulastri, pembeli datang dengan berbagai keperluan, mulai dari hadiah ulang tahun, perayaan hari jadi, sampai sekadar memberi kejutan. “Yang paling laris tetap mawar merah sama putih,” ucapnya.
Dengan harga terjangkau, variasi bunga yang beragam, dan suasana malam Jalan Tunjungan yang ikonik, para penjual bunga seperti Munandar dan Sulastri terus menjaga denyut estetika di jantung kota Surabaya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
