
Pasar Keputran Selatan Surabaya direvitalisasi menjadi lebih modern dengan zonasi pedagang basah dan kering. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pasar Keputran Selatan Surabaya bakal tampil lebih tertata usai direvitalisasi. Pasar disulap lebih modern melalui sistem zonasi, di mana pedagang basah dan kering ditempatkan di area terpisah.
Direktur Utama PT Pasar Surya (Perseroda), Agus Priyo menjelaskan selain pembenahan bangunan sanitasi, revitalisasi pasar tradisional yang berada di Jalan Dinoyo Nomor 3, Keputran, Tegalsari ini juga menata area pedagang.
Setidaknya ada penambahan sekitar 60 stan baru di lantai dua Pasar Keputran Selatan. Agus mengatakan, tambahan stan ini diperuntukkan bagi pedagang baru yang akan menempati area revitalisasi pasar.
"Yang tambahan di lantai dua itu perkiraan ada 60 stan. Jadi 324 (jumlah pedagang sekarang) ditambah 60, total stan 384. Yang 324 stan akan existing (tetap berjualan) di lantai 1," tutur Agus di Surabaya, Rabu (13/5)..
Selain penambahan stan, revitalisasi juga dilakukan dengan penataan zonasi pedagang agar area pasar lebih tertib. Pedagang basah dan kering akan dipisahkan, sehingga aktivitas perdagangan menjadi lebih nyaman dan bersih.
"Nanti sudah dipisah antara basah dan kering. Jadi yang kering nanti ya kering, yang basah yang basah. Jadi nanti lebih tertata, lebih nyaman untuk pengunjung dan pedagang," lanjutnya.
Agus menyebut mayoritas komoditas yang dijual di Pasar Keputran Selatan masih didominasi bahan pokok. Meski begitu, penataannya akan dibuat lebih rapi agar pedagang dan pembeli lebih nyaman.
"Kalau lihat dari petanya tadi, sama seperti yang sebelumnya (lebih banyak penjual bahan pokok) Hanya, karena mohon maaf, sebelumnya yang pedagang ayam ini kurang tertata saja," ucap Agus.
Terkait percepatan penyelesaian proyek revitalisasi, Agus memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana agar proses pembangunan dapat dipercepat sesuai arahan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Selain itu, PT Pasar Surya juga akan mengevaluasi kebutuhan tenaga kerja di lapangan supaya progres revitalisasi berjalan sesuai timeline dan jadwal pekerjaan yang telah ditetapkan bersama kontraktor.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
