Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 April 2025, 16.16 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Popok dan Pembalut Sekali Pakai

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak masyarkat untuk mengurangi penggunaan popok bayi dan pembalut sekali pakai. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak masyarkat untuk mengurangi penggunaan popok bayi dan pembalut sekali pakai. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau masyarakat untuk menggunakan popok bayi dan pembalut sekali pakai. Menurut dia, penggunaan popok bayi dan pembalut sekali pakai harus dikurangi penggunaannya. Sebab kedua produk itu sulit untuk didaur ulang maupun dihancurkan, sehingga berisiko merusak lingkungan.

“Karena itulah kita mengedukasi masyarakat, ayo kita menggunakan popok yang bisa digunakan kembali,” ujar Wali Kota Eri saat mengisi sosialisasi pengelolaan popok bayi dan pembalut sekali pakai di Kampung Geblak Jambangan, Selasa (22/4). Ajakan itu bertepatan dengan peringatan Hari Bumi pada 22 April.

Eri menilai bahan yang digunakan popok sekali pakai dan popok yang bisa digunakan kembali itu berbeda. Bahan popok sekali pakai sulit didaur ulang, sementara bahan popok yang bisa digunakan kembali lebih mudah dihancurkan.

“Kalau lingkungan terjaga, lingkungan itu bersih, maka insyaallah hidup kita juga akan menjadi hebat,” imbuh Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) itu.

Eri tak menampik penggunaan popok dan pembalut sekali pakai masih menjadi masalah serius dalam pencemaran air Sungai Brantas. Hal ini diperkuat dengan hasil komunitas Peduli Sungai Surabaya.

“Itu banyak popok dari luar daerah, tetapi ditemukan di Surabaya. Meski begitu, kami juga harus mengubah (kebiasaan) warga Surabaya agar tidak menggunakan popok kemudian dibuang ke sungai,” ucapnya. 

Padahal, air Sungai Brantas merupakan bahan baku PDAM Surya Sembada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, tidak menjaga kebersihan sungai sama dengan mencemari air minum yang dikonsumsi setiap hari.

“Sungai itu air yang dikelola dan bisa dimanfaatkan, bisa kita gunakan untuk apapun itu. Saya berharap sungai itu bisa terjaga kebersihannya dan tidak dibuangi sesuatu yang merusak kualitas air,” tutur Eri. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Dedik Irianto menuturkan ada jutaan popok sekali pakai yang ditemukan di Sungai Brantas. Hal ini menimbulkan keresahan tersendiri di benar masyarakat.

"Jika popok sekali pakai itu dibuang ke Kali Brantas, maka zat yang terkandung di dalam popok bisa mencemari lingkungan dan tubuh manusia. Sebab air olahan PDAM kita gunakan sehari-hari, baik untuk minum, memasak, mencuci, dan lainnya," tukas Dedik. (*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore