
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com-Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi turut menanggapi fenomena pengibaran bendera bajak laut (jolly roger) dari serial anime One Piece, menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI.
"Sebenarnya nggak ada larangan dipasang, tetapi saya memohon kepada warga Surabaya, ini adalah (bulan) Kemerdekaan Negara yang diperjuangkan oleh para pejuang," ucap Eri setelah rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Surabaya, Selasa (5/8).
Karena itu, dia meminta masyarakat Surabaya untuk tidak mengibarkan pernak-pernik selain bendera Merah Putih, selama bulan kemerdekaan. Termasuk itu bendera jolly roger One Piece.
"Janganlah ada yang dikibarkan benderanya, jangan ada yang ditempelkan lambangnya, kecuali bendera merah putih kita dan lambang Pancasila dasar negara yang ada di dada kita," imbuh Eri.
Eri mengatakan memang tak ada aturan yang melarang pengibaran bendera One Piece, tetapi dia mengingatkan agar jangan sampai mengurangi makna kemerdekaan sebagai simbol persatuan dan kesatuan bangsa.
"Apakah mau benderanya Naruto, bendera One Piece sampeyan (kamu) pasang, enggak ada (larangan), tetapi jangan kurangi makna kemerdekaan kita, yaitu untuk memberikan persatuan, memberikan kesatuan," tutur Eri.
Ketika ditanya awak media apakah bendera One Piece yang telah dipasang masyarakat akan diturunkan, Eri mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan komunikasikan dengan masyarakat yang bersangkutan.
Dalam hal ini, Pemkot Surabaya akan memberikan pengertian bahwa ini adalah bulan kemerdekaan, waktunya mengibarkan bendera Merah Putih untuk memperingati perjuangan pahlawan di masa lalu.
"Kita memberikan edukasi pendekatan kita. Iki loh, gak ada sing larang. Tetapi kalau saat kemerdekaan ya yang dikibarkan itu bendera itu (merah putih)," terang Wali Kota Surabaya dua periode tersebut.
Sejauh ini, Eri Cahyadi mengklaim tidak ada warganya yang menolak untuk menurunkan bendera One Piece.
"Nggak ada alasan, terpenting kibarkan bendera merah putih daripada bendera lainnya ketika ulang tahun kemerdekaan," tukas Eri.
