
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi kerusakan Taman Apsari pasca Pesta Rakyat HUT ke-80 RI di Gedung Negara Grahadi, Selasa (19/8). (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Kerusakan Taman Apsari, Surabaya pasca Pesta Rakyat HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung Negara Grahadi, Senin malam (18/8) kemarin kembali menyita perhatian publik.
Mirisnya, kondisi ini bukan kali pertama terjadi, melainkan hampir terjadi setiap kali ada acara besar di sekitar Taman Apsari. Hal tersebut memunculkan pertanyaan serius tentang upaya menjaga ruang terbuka hijau kota.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi turut menanggapi kerusakan Taman Apsari. Alih-alih menyalahkan masyarakat yang menonton Pesta Rakyat di Gedung Negara Grahadi, Eri justus mengapresiasi gerak cepat Pemprov Jatim.
"Tapi alhamdulillah kita langsung kontak dengan teman-teman provinsi. Bahkan jam 12 malam, Bu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) langsung telepon untuk menyampaikan. Sudah diperbaiki pagi tadi," ujar Eri, Selasa (19/8).
Kerusakan yang terjadi, lanjut Eri, tidak menjadi kendala, melainkan menjadi bukti soliditas dan sinergi antara kedua pemerintahan. Ia menuturkan, begitu ada laporan kerusakan, pihak provinsi langsung menindaklanjuti.
"Saya sampaikan banyak terima kasih dan mohon maaf. Semua (kerusakan Taman Apsari) akan diperbaiki oleh teman-teman provinsi. Beliau (Gubernur Jatim Khofifah) menyampaikan demikian," sambungnya.
Meski demikian, Eri Cahyadi mengajak warga Surabaya dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keindahan taman. Ia menekankan taman adalah ruang publik yang dibangun dari uang rakyat untuk dinikmati bersama.
"Taman ini adalah tempat berkumpulnya keluarga, jadi jangan dirusak. Saya mohon dengan sangat, siapa pun yang mengadakan kegiatan di Surabaya, tolong jaga taman yang ada," tukas Eri.
Kerja sama yang baik antara Pemkot Surabaya dan Pemprov Jawa Timur diharapkan dapat menjadi contoh, sehingga acara-acara besar dapat tetap terselenggara dengan meriah tanpa mengorbankan keindahan kota.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
