
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menggelar kegiatan bertajuk “ASN Tanggap Digital: Mengelola Isu Viral Secara Profesional” pada Kamis (5/3/2026) di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya. (Istimewa).
JawaPos.com - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menggelar kegiatan bertajuk “ASN Tanggap Digital: Mengelola Isu Viral Secara Profesional” pada Kamis (5/3/2026) di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi antara Imigrasi Surabaya dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur dalam meningkatkan pemahaman aparatur sipil negara terhadap dinamika informasi di era digital.arm
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) ini diikuti oleh sekitar 150 peserta, yang terdiri dari 5 perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, 2 perwakilan PWI Sidoarjo, pejabat administrator, pejabat pengawas, serta pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang telah berkenan hadir dan berbagi wawasan dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
“PWI merupakan mitra penting sekaligus pengontrol dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Kolaborasi antara instansi pemerintah dan media sangat diperlukan agar informasi yang disampaikan kepada publik dapat akurat dan tidak menimbulkan misinformasi,” ujar Agus.
Materi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, Lutfil Hakim, dengan tema “Peran Pers dalam Membentuk Persepsi Publik terhadap Kebijakan dan Penegakan Hukum Keimigrasian.”
Dalam pemaparannya, Lutfil Hakim menjelaskan bahwa pers memiliki peran penting dalam membangun bangsa melalui penyampaian informasi yang objektif dan bertanggung jawab. Peran tersebut didasarkan pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, yang menegaskan fungsi pers dalam memberikan informasi, meningkatkan kesadaran publik, mengawasi jalannya kekuasaan, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Ia juga menyoroti bahwa isu keimigrasian memiliki tingkat perhatian yang tinggi dari media. Pemberitaan terkait pelanggaran yang dilakukan oleh warga negara asing sering kali mendominasi ruang publik, sehingga kolaborasi antara instansi keimigrasian dan media menjadi penting untuk menjaga keseimbangan informasi kepada masyarakat.
“Kolaborasi antara imigrasi dan media perlu terus diperkuat, baik melalui penyediaan data yang cepat dan akurat, komunikasi yang terbuka, maupun publikasi inovasi layanan keimigrasian kepada masyarakat,” jelas Lutfil.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta, penyerahan plakat kenang-kenangan kepada PWI, serta kegiatan sosial berupa penyerahan bingkisan kepada anak-anak panti.
Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya berharap sinergi antara Imigrasi dan insan pers, khususnya PWI Jawa Timur, dapat terus diperkuat guna mendukung penyampaian informasi keimigrasian yang akurat, transparan, dan edukatif kepada masyarakat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
