
Ilustrasi petugas damkar sedang memadamkan kebakaran di wilayah Surabaya. (Dokumentasi CC 112 Surabaya)
JawaPos.com - Libur panjang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) 2026 tinggal menghitung hari. Di momen ini, banyak masyarakat yang meninggalkan tanah rantau dan kembali ke kampung halaman alias mudik.
Namun, di tengah euforia mudik, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Laksita Rini Sevriani mengingatkan risiko kebakaran, yang wajib diperhatikan dan tak boleh dianggap sepele.
Laksita menyampaikan berdasarkan evaluasi beberapa tahun terakhir, insiden kebakaran saat musim mudik sering terjadi akibat kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan instalasi listrik atau lupa melepas tabung LPG.
“Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh warga Surabaya untuk memastikan steker listrik dimatikan dan instalasi rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan mudik,” ucap Laksita, Senin (16/3).
Sebelum mudik ke kampung halaman, warga Surabaya diminta untuk memastikan rumah dalam kondisi benar-benar aman. Salah satu yang krusial adalah memastikan instalasi listrik tercabut dari sumber listrik.
“Stopkontak atau perangkat listrik yang tidak dipakai dicabut. Lampu yang dinyalakan cukup lampu teras saja, dan jika memungkinkan gunakan lampu otomatis yang menyala saat malam hari agar lebih aman,” lanjutnya.
Sebab dalam kondisi rumah kosong, berbagai hal tak terduga bisa terjadi, seperti gangguan dari hewan seperti tikus yang dapat merusak instalasi listrik. Selain itu, keamanan instalasi gas juga perlu diperhatikan.
Tabung LPG dianjurkan untuk dilepas sebelum mudik guna mencegah kebocoran gas yang bisa memicu kebakaran. Hal yang sama juga berlaku untuk jaringan gas rumah tangga seperti PGN yang sebaiknya dimatikan sementara.
“Kami berharap selama libur Lebaran tidak terjadi peristiwa yang membahayakan keselamatan. Rumah yang ditinggalkan tetap aman sehingga warga bisa berkumpul bersama keluarga tanpa rasa khawatir," ucap Laksita
Selama libur panjang Lebaran 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya tetap siaga 24 jam. Petugas siap menangani berbagai kondisi darurat, seperti evakuasi dan penyelamatan. (*)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
