
Puluhan warga Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, Surabaya, diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap makanan berkat. (Dokumentasi BPBD Surabaya)
JawaPos.com - Suasana panik mendadak terjadi di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, Surabaya, setelah puluhan warga diduga keracunan massal setelah menyantap makanan berkat.
Sebanyak kurang lebih 26 warga Sidodadi terdampak insiden tersebut. Empat warga di antaranya dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut dan lainnya menjalani rawat jalan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Linda Novanti, membenarkan insiden dugaan keracunan di Kelurahan Sidodadi, Simokerto.
"Benar, ada empat warga yang dirujuk ke RS (rumah sakit) dan 18 warga menjalani rawat jalan," ucap Linda ketika dikonfirmasi awak media di group koordinasi Info Kedaruratan 112 Surabaya, Minggu (5/4).
Empat warga diduga korban keracunan yang dirujuk ke rumah sakit, rinciannya 2 orang di dirawat ke RSUD Soewandhie, 1 orang dibawa keluarganya ke RS PHC, dan satu orang dibawa ke RS Al Irsyad.
Sementara itu, Ketua RT 1 RW 7 Sidodadi, Arif, mengatakan bahwa insiden bermula dari warga yang membawa nasi berkat dari kegiatan selamatan tujuh hari wafatnya salah satu warga pada Selasa malam (31/3).
Sehari setelah kejadian, Rabu (1/4), warga yang menyantap nasi berkat mulai merasakan gejala mual dan lemas. Kondisi itu disadari semakin serius ketika jumlah korban bertambah pada Sabtu (4/4) siang.
"Hari Selasa malam ada orang meninggal (digelar acara selamatan). Rabu paginya, yang saya tahu awalnya 2 - 3 orang (diduga keracunan, lalu bertambah jadi lebih 20 orang," tutur Arif.
Ia menyampaikan, korban dugaan keracunan berasal dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga dewasa. Mayoritas dari mereka mengalami gejala tubuh lemas, serta tanpa gejala muntah.
"Muntah nggak, lemes saja (gejala warga Sidodadi yang diduga keracunan). Ada yang bapak-bapak, ada ibu-ibu, ada anak kecil juga, mereka makan berkat yang dibawa pulang," pungkasnya. (*)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
