
Pemkot Surabaya terapkan WFH tiap Jumat bagi ASN pasca-Lebaran 2026. Fokus kerja berbasis output dan tanggung jawab wilayah agar ASN tetap produktif. (istimewa)
JawaPos.com - Pasca Lebaran 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan kebijakan bekerja dari rumah alias Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat.
Kebijakan ini berlaku sejak 1 April 2026, serta sesuai dengan instruksi dalam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah.
Namun untuk pemilihan hari, Pemkot Surabaya berbeda dengan keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menerapkan WFH setiap hari Rabu, dengan alasan mencegah kecenderungan para ASN untuk bepergian ke luar kota.
Lantas bagaimana strategi Pemkot Surabaya agar ASN-nya tetap produktif dan tidak liburan ke luar kota saat WFH hari Jumat?
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan sistem kerja di lingkungan Pemkot Surabaya kini tidak lagi menitikberatkan kehadiran di kantor, melainkan pada pencapaian kinerja nyata yang terukur langsung di lapangan.
"Saya sampaikan, kerjanya (ASN di lingkungan) Pemerintah Kota Surabaya ini bukan lagi saya lihat kerja, tetapi lihat output-outcome. Maka setiap orang itu bertanggung jawab terhadap kampung," ucapnya, Minggu (5/4).
Setiap ASN memiliki tanggung jawab langsung terhadap satu wilayah rukun warga (RW). Dengan sistem ini, pergerakan ASN tetap terkontrol karena mereka memiliki kewajiban memastikan kondisi sosial di wilayah binaannya.
"Jadi kalau di setiap RW itu ada yang miskin, dia tidak tahu, maka akan turun penghasilannya, ada sanksinya. Dari dulu kita sudah bekerjanya WFA, maksudnya tidak lagi di kantor, 1 orang PNS bertanggungjawab terhadap 1 RW," imbuhnya.
Meski sempat menuai pro kontra dari berbagai kalangan masyarakat, Eri Cahyadi menilai konsep bekerja fleksibel seperti Work From Anywhere (WFA) atau Work From Home (WFH) mampu menjaga kinerja ASN tetap optimal.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
