
Polemik penutupan jalan oleh lansia di Pondok Sidokare Asri, Sidoarjo, berakhir damai. (Dokumentasi Radar Sidoarjo)
JawaPos.com - Aksi seorang lansia di Perumahan Pondok Sidokare Asri, Kabupaten Sidoarjo, yang menutup jalan dengan dalih demi keamanan cucunya bermain, berujung polemik dan viral di media sosial.
Warganet bahkan menjulukinya dengan "Selat Hormuz Sidokare". Meski sempat menuai pro dan kontra, polemik tersebut kini berujung damai. Lansia bernama Mashuda pun menyampaikan permintaan terbuka.
"Kami menyampaikan bahwa permasalahan di lingkungan kami sudah selesai melalui mediasi. Kami menyadari hal tersebut terjadi karena kekurangan komunikasi," tutur Pak Uda, dikutip dari unggahan Instagram @info_surabaya, Selasa (7/4).
Lansia yang diketahui purnawirawan Polri itu menegaskan bahwa pihaknya sepakat untuk berdamai demi menjaga hukum yang baik sebagai sesama warga.
Baca Juga:Istri Ono Surono Dicecar 16 Pertanyaan oleh Penyidik KPK soal Dugaan Korupsi Bupati Bekasi
"Kami juga mohon maaf kepada masyarakat yang sempat terganggu, dan ke depan, kami akan menyelesaikan setiap permasalahan dengan musyawarah tanpa mengganggu kepentingan umum," lanjutnya.
Nama Mashuda atau yang akrab disapa Pak Uda, ramai diperbincangkan setelah aksinya memasang pembatasan jalan di Pondok Sidokare Asri Blok Y, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, viral di media sosial.
Dari rekaman CCTV yang beredar, seorang lansia terlihat menutup sebagian jalan depan rumahnya di Jalan Pondok Sidokare dengan plang. Ia juga meletakkan alat jemuran untuk menghalangi kendaraan yang melintas.
Aksinya menuai pro dan kontra di masyarakat, terutama pengguna jalan dan warga sekitar karena harus memutar lebih jauh untuk mencapai tujuan, akibat penutupan akses dari Pak Uda.
Menanggapi hal tersebut, Pak Uda mengatakan bahwa pemasangan pembatas tersebut bukan untuk menutup akses jalan, melainkan sebagai bentuk antisipasi demi keselamatan cucunya yang kerap bermain ke area jalan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
