
Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan fenomena El Nino 2026 di Jawa Timur diprediksi melemah, tidak sekering 2023. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi kemarau kering akibat fenomena El Nino di wilayah Jawa Timur pada 2026 berada di kategori lemah hingga moderat.
Hal ini disampaikan Kepala BMKG Juada, Taufiq Hermawan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Bencana Musim Kemarau Tahun 2026 di Surabaya pada Selasa (7/4).
"Tahun 2026 ini karena nilainya masih belum 1 ya, masih 0 koma (sekian yang berarti kategori lemah atau weak). Nah, ini harapannya juga tidak moderat, tidak sampai moderat," ucap Taufiq.
Sebagai informasi, El Nino adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang melampaui kondisi normal. Hal ini memengaruhi pola angin, pembentukan awan, serta curah hujan di berbagai wilayah, termasuk Indonesia.
Dalam kajian BMKG, El Nino menjadi bagian dari fenomena ENSO yang berdampak global terhadap sistem atmosfer. Pemanasan ini mengubah sirkulasi udara, sehingga distribusi curah hujan tidak merata dan terjadi kekeringan.
Taufiq menjelaskan bahwa ada 3 tingkat kekeringan yang diukur melalui parameter El Nino Southern Oscillation (ENSO), yakni Lemah (Weak): +0.5 - +0.9 °C, Moderat (Moderate): +1.0 - +1.4 °C, dan Kuat (Strong): +1.5 - +1.9 °C.
"El nino pun lemah saja. Meski begitu, antisipasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah sedemikian masif untuk dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut (musim kemarau 2026)," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Taufiq mengatakan kemarau kering akibat fenomena El Nino di Jawa Timur paling parah terjadi pada 2023. Setelah itu, cuaca berangsur membaik dengan tingkat kekeringan bervariasi.
"Yang paling kering di Jatim itu 2023, sampai kita melakukan pemadaman (karhutla) melalui helikopter. Setelah itu terus melandai, tahun 2024, 2024, 2026 nilainya masih 0 koma sekian, belum 1, El Nino-nya lemah," pungkas Taufiq.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
