
Ilustrasi pedagang makanan di Jalan Jojoran, Mojo, Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dampak gangguan distribusi akibat konflik di wilayah Timur Tengah, mulai dirasakan dampaknya masyarakat, terutama setelah harga komoditas plastik melonjak tajam dalam waktu relatif singkat.
Kondisi tersebut memberi tekanan besar bagi pelaku usaha makanan dan minuman, dikarenakan plastik masih menjadi pilihan utama kemasan yang murah dan praktis digunakan sehari-hari.
Setelah harga plastik naik, banyak pedagang kecil yang mengeluhkan biaya operasional membengkak. Namun, mereka ragu menaikkan harga jual karena khawatir menurunkan daya beli konsumen.
Dilema ini dialami Firmansyah, pedagang Mie Ayam dan Bakso di daerah Dukuh Kupang, Kecamatan Sawahan, Surabaya. Ia menyebut harga plastik melambung sejak momen Lebaran 2026.
"Lebaran itu sudah naik (harga plastik). Naiknya ya tergantung jenis plastik, ada yang naik Rp 2 ribu, ada yang Rp 3 ribu, kalau plastik bening 1 kiloan ini naik Rp 3 ribu terakhir saya beli," tuturnya kepada JawaPos.com, Rabu (8/4).
Pedagang asal Malang ini mengaku keberatan dengan kenaikan harga plastik, sebab dalam aktivitas jualannya, ia memerlukan berbagai jenis plastik bening untuk membungkus minuman serta pesanan mie ayam dan bakso.
"Plastik ya biasanya buat yang dibawa pulang. Plastik bening ukuran sekilo buat bungkus bakso, mie ayam, terus minuman. Ada juga plastik bening ukuran 1/4 buat wadah sambal, kecap, begitu," imbuhnya.
Meski begitu, Firman mengaku tidak ada kenaikan harga pasca plastik melonjak. Satu porsi bakso tetap dijual dengan harga Rp 15 ribu, sementara satu porsi mie ayam dijual seharga Rp 11 ribu.
"Harganya tetep, sih. Nggak ada arahan dari bos buat naikin harga, jadi harga tetap. Kita nggak tahu detailnya, karena yang menentukan harga itu bos, yang jelas harga tetap, porsi juga nggak dikurangi," ucapnya.
Keluhan serupa juga dialami Sumiati, penjual gorengan di wilayah Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Perempuan 40 tahun itu mengaku pasrah dehgan kenaikan harga plastik yang mengikis omzetnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022