
Tim peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember mengembangkan kelapa sawit menjadi BBM ramah lingkungan. (Humas ITS)
JawaPos.com - Departemen Teknik Material dan Metalurgi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil mengembangkan kelapa sawit menjadi alternatif bahan bakar atau bensin yang ramah lingkungan.
Inovasi ini disebut-sebut bisa menjadi solusi berkelanjutan di tengah tuntutan transisi energi hijau dan krisis energi global, akibat konflik di wilayah Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz oleh pemerintah Iran.
Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Bambang Pramujati, menyebut inovasi bensin sawit (Benwit) hasil riset tim ITS bisa mendukung pemerintah dalam menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil.
“Ini kesempatan bagi pemerintah Indonesia untuk mengembangkan sumber energi alternatif, di tengah isu krisis bahan bakar akibat konflik di wilayah Timur Tengah saat ini,” ujar Prof. Bambang di Surabaya, Kamis (9/4).
Menurutnya, inovasi bensin sawit ini menjadi bentuk dukungan akademisi, khususnya dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember terhadap energi terbarukan tanah air yang lebih efisien dan rendah emisi.
Di sisi lain, dosen Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS, Hosta Ardhyananta selaku ketua peneliti mengatakan inovasi ini berfokus pada pengurangan residu yang dihasilkan dari proses produksi BBM fosil.
“Fokus dari inovasi kami adalah bagaimana mengonversi minyak mentah kelapa sawit yang padat menjadi produk bensi biogasoline yang siap digunakan,” ucap pakar di bidang polimer, komposit, dan nanomaterial ini.
Dalam pengembangannya, ITS menerapkan metode catalytic cracking, yaitu teknik yang memecah molekul berukuran besar menjadi lebih kecil dengan bantuan katalis. Proses awal memakai katalis berbasis alumina (γ-Al₂O₃) sebagai “gunting molekuler”.
Katalis tersebut berfungsi mengurai trigliserida dalam Crude Palm Oil (CPO) menjadi fraksi hidrokarbon ringan. Dengan metode ini, konversi biogasoline mencapai sekitar 60 persen, namun memerlukan suhu tinggi hingga 420° Celsius.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
