
Ilustrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (Dokumentasi JawaPos.com)
JawaPos.com–Berstatus menjadi aparatur sipil negara (ASN) masih menjadi prestige bagi masyarakat. Hal itu terlihat dari ketatnya persaingan saat seleksi dibuka.
Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 silam, misalnya, seleksi terakhir yang dibuka Pemkab Gresik itu tembus 13 ribu pendaftar. Padahal saat itu hanya 475 formasi yang dibuka. Hal itu lah salah satu yang memicu modus-modus cepat menjadi pegawai.
Kasus hampir mirip seperti yang dialami sembilan warga sipil di Kota Pudak juga pernah terjadi. Misalnya, sekitar 2018, seorang ASN aktif membuka jasa abal-abal untuk menjadi tenaga harian lepas (THL) non prosedural di Pemkab Gresik. Saat itu Pemkab langsung mengambil langkah tegas memecat pegawai tersebut.
Baca Juga:Unit Reskrim Polres Gresik Dalami Kasus Penipuan Rekrutmen PPPK, Minta Korban Berani Melapor
Kasus lain juga terjadi sekitar tahun yang sama. Kali ini dilakukan oleh orang non-ASN. Modusnya sama, menjanjikan bisa memasukkan sebagai THL.
”Itu yang satu habis Rp 40 juta dibayar bertahap, yang satu sekitar 35 juta,” ucap Aldi (bukan nama sebenarnya), tetangga dan kerabat dua korban itu.
Modus lain juga pernah terjadi, yakni memasukkan lulusan baru dengan alasan magang selama tiga bulan. Namun setelah tiga bulan, para korban menuntut diangkat menjadi THL dan meminta gaji.
”Saat itu saya tanya, sudah setor Rp 15 juta,” kata salah seorang pegawai Pemkab Gresik.
Tidak hanya satu, para lulusan yang magang itu berjumlah tujuh orang. ”Memang pernah ada ASN yang dipecat karena memasukkan THL non prosedural,” ucap Sekretaris Daerah Gresik Achmad Wasil.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Utomo memastikan bahwa rekrutmen PPPK hanya diperuntukkan bagi tenaga honorer. Sedangkan saat ini, sudah tidak diperbolehkan ada honorer di lingkungan pemerintahan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
