Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 April 2026 | 02.50 WIB

Jelang Kedatangan Kloter Pertama, Asrama Haji Surabaya Matangkan Simulasi Pemberangkatan Jamaah

Suasana di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, sehari menjelang kedatangan rombongan calon jamaah haji kloter pertama asal Probolinggo, Senin (20/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Suasana di Asrama Haji Embarkasi Surabaya, sehari menjelang kedatangan rombongan calon jamaah haji kloter pertama asal Probolinggo, Senin (20/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Sehari menjelang kedatangan rombongan calon jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama dari Kabupaten Probolinggo, Senin (20/4), Asrama Haji Embarkasi Surabaya tampak bersolek dan lebih rapi.

Area depan gedung yang didominasi warna cat hijau terang dibersihkan, jalur masuk ditata, dan petugas bersiaga di sejumlah titik pelayanan. Di beberapa sudut, banner ucapan selamat datang untuk para tamu Allah juga mulai terpasang.

Sementara di sepanjang lorong asrama, aktivitas petugas terlihat lebih padat. Mereka memeriksa ruang penerimaan, menyiapkan perlengkapan, serta memastikan setiap fasilitas bisa digunakan saat jemaah mulai datang.

Beberapa bus juga tampak keluar masuk kawasan asrama untuk simulasi pemberangkatan. Suasana yang biasanya tenang kini berubah lebih sibuk sebagai bagian dari persiapan menyambut musim haji 2026.

Salah satu persiapan yang dilakukan adalah menggelar simulasi keberangkatan calon jamaah haji (CJH), dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya menuju Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, As’adul Anam, mengatakan alur pemberangkatan jamaah dari asrama menuju bandara tahun ini tidak banyak berubah dibanding musim haji sebelumnya.

"Jadi sebagaimana tahun ini yang sedang berjalan, untuk alur saya kira tidak ada (perubahan). Hanya ada penambahan terkait dengan pemberian kartu khusus untuk proses di dalam," ujarnya, Senin (20/4).

Menurut dia, perubahan hanya terdapat pada penambahan kartu khusus yang akan diberikan kepada jamaah. Kartu tersebut disiapkan untuk mempermudah proses pemeriksaan selama berada di area keberangkatan.

Dalam simulasi yang digelar, perjalanan dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya menuju Bandara Internasional Juanda ditargetkan berlangsung sekitar 90 menit, terhitung sejak jamaah keluar asrama hingga masuk pesawat.

"Kurang lebih satu setengah jam (90 menit). Jadi satu jam tiga puluh menit dari proses di atas (Asrama Haji) sampai kemudian masuk berangkat ini satu setengah, sembilan puluh menit," imbuhnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore