
Dokumentasi satwa di Kebun Binatang Surabaya pada 2023. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) membantah isu yang beredar bahwa hewan-hewan koleksi koleksinya rentan sakit, kurus, hingga mati.
Isu ini mencuat setelah Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) membongkar dugaan korupsi pengelolaan keuangan di PD TS KBS. Tersangkanya adalah eks Direktur Utama bernama Choirul Anwar (CA).
Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi menjelaskan kebutuhan setiap satwa dipenuhi sesuai standar perawatan. Pemberian pakan juga disesuaikan usia, berat badan, hingga kebutuhan nutrisi.
"Kami sudah membedakan perawatan menyesuaikan kebutuhan satwa. Kami memahami adanya perhatian publik terhadap pemberitaan yang berkembang," tutur Lintang dikonfirmasi awak media, Kamis (23/7).
Lintang juga memastikan operasional Kebun Binatang Surabaya tidak terganggu dan berjalan normal. Seluruh kegiatan konservasi, perawatan, dan layanan kesehatan satwa, kata Lintang, tetap dilakukan sesuai prosedur.
"Fokus kami saat ini, operasional KBS tetap berjalan sebagaimana mestinya. Kami berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi KBS sebagai lembaga konservasi, edukasi, penelitian, dan rekreasi," imbuhnya.
Ketika ditanya mengenai besaran anggaran yang dialokasikan Kebun Binatang Surabaya untuk pakan hewan, Lintang menyebut tidak mengetahui. Yang jelas, pemberian pakan dilakukan dua kali sehari, yakni pagi dan sore.
"Kalau anggaran saya kurang paham. Yang jelas setiap hari harus terpenuhi pagi dan sore, karena yang diutamakan pasti makannya satwa dulu. Sampai saat ini alhamdulillah (satwa) Kebun Binatang Surabaya baik-baik saja," tegas Lintang.
Kronologi singkat
Kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan yang menyeret mantan Direktur Utama PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS), Choirul Anwar (CA) tengah menjadi sorotan di masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022