
Kejaksaan Negeri Surabaya menyetorkan barang bukti kasus TPPU Judi Online, berupa uang Rp 9,05 miliar ke kas negara. (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kejaksaan Negeri Surabaya baru saja menyetorkan barang bukti berupa uang Rp 9.051.209.000 (Rp 9,05 miliar) ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya Tri Anggoro Mukti mengatakan, uang itu merupakan hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) judi online (judol), atas nama terpidana Jaka Purnama yang sudah inkracht atau berkekuatan hukum tetap.
Penyetoran tersebut dilaksanakan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 200/Pid.Sus/2026/PN Sby yang menetapkan seluruh barang bukti dalam perkara itu dirampas untuk kepentingan negara.
"Barang bukti senilai Rp 9,05 miliar ini merupakan barang bukti perkara TPPU terkait judi online, dan kami lakukan penyetoran melalui Bank BNI ke kas negara sesuai putusan pengadilan," tutur Tri, Selasa (28/7).
Baca Juga:Penjaga Sekolah di Pulau Bintan Peras Anak SD dari 2023-2026, Uangnya Sebagian untuk Judi Online
Tri menjelaskan, dana Rp 9,05 miliar yang disetorkan ke kas negara merupakan sisa saldo rekening milik 2 perusahaan yang digunakan terdakwa sebagai sarana pengelolaan hasil perjudian online.
"Barang bukti berupa uang Rp 9.051.209.000 ini merupakan sisa saldo yang disita dari rekening CV Global Teknologi Digital dan CV Wira Tekno Sechipta yang dirampas untuk negara," sambungnya.
Jaka Purnama adalah terpidana TPPU yang telah menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Laki-laki tersebut dinyatakan terbukti bersalah dan divonis 10 tahun penjara.
"Terpidana Jaka Purnama sudah kita eksekusi di lembaga pemasyarakatan. Pada pagi hari ini kita juga melakukan eksekusi terhadap barang bukti yang dirampas untuk negara dengan cara disetorkan ke kas negara," imbuhnya.
Jaka juga menjadi pengelola situs judi online 188Bet yang mendirikan sejumlah perusahaan fiktif sebagai tempat penampungan dana hasil perjudian, seperti CV Global Teknologi Digital dan CV Wira Tekno Sechipta.
"Terpidana beberapa kali menyalurkan uang hasil perjudian ke rekening bank di luar negeri, antara lain di Malaysia dan Filipina. Nilainya kurang lebih Rp 29 miliar dari rekening penampungan tersebut," terang Tri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022