
Tim SAR gabungan memperluas pencarian KMN Fatma Jaya 1 hingga 50 mil laut setelah 6 hari pencarian. (Istimewa)
JawaPos.com - Proses pencarian kapal motor nelayan (KMN) Fatma Jaya 1 terus dilakukan tim SAR gabungan. Hingga Minggu (2/8), keberadaan kapal asal Brondong, Kabupaten Lamongan, itu mulai menunjukkan titik terang. Yakni berada di perairan utara Tuban hingga Perairan Jawa Tengah.
Sebaran e-broadcast informasi kepada seluruh kapal yang melintas di area pencarian berjalan cukup efektif. Terutama berkaitan dengan nama, ciri-ciri, dan koordinat terakhir KMN Fatma Jaya I.
"Hasil analisis, KMN Fatma Jaya I besar kemungkinan ada di perairan utara Tuban hingga perairan Jawa Tengah," jelas Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit.
Hal itu juga mempertimbangkan perhitungan arus dan arah angin. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Kantor SAR Semarang serta instansi maritim di perairan Jawa Tengah. "Demikian juga tim di daerah sepanjang perairan utara laut Jawa," jelas Nanang Sigit.
Sejak 6 hari melakukan pencarian, tim SAR gabungan masih belum berhasil menemukan keberadaan kapal berpenumpang 5 awak tersebut. Mereka adalah Slamet Suudin, 50 tahun selaku nahkoda. Bersama 4 anak buah kapal (ABK) antara lain Damar, 38; Lutfi A, 37; Denis P, 28; dan A. Taufiq, 45.
Seluruhnya merupakan nelayan asal Brondong, Kabupaten Lamongan. Kendala angin kencang dan gelombang tinggi menjadi salah satu faktor pemicu yang menghambat proses pencarian. KMN Fatma Jaya 1 dinyatakan hilang saat berlayar di wilayah perairan Bawean sejak Jumat (24/7).
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. menjelaskan, proses pencarian mengerahkan KN SAR 249 Permadi dengan membawa 17 orang personel. Dibantu 10 tim gabungan dari berbagai instansi.
"Area pencarian difokuskan di sisi barat Pulau Bawean. Kami akan menyisir lokasi dengan radius 50 mil laut," jelas Nanang Sigit.
Jangkauan pencarian juga terus diperluas. Dengan memaksimalkan sistem komunikasi kepada instansi maritim serta pihak-pihak yang berpotensi membantu pencarian. Tidak terkecuali, terhadap kapal-kapal yang melintas maupun nelayan yang beraktivitas di sekitar area pencarian.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
