
Lima santri Manbaul Hikam masih menjalani rawat inap di RSI Siti Hajar Sidoarjo setelah mendapat penanganan medis. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Sebanyak 5 santri Manbaul Hikam kembali menjalani rawat inap di RSI Siti Hajar Sidoarjo setelah mendapat penanganan medis pada Selasa (8/9/2026), menyusul dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari total 32 santri yang datang, 27 lainnya diperbolehkan pulang setelah menjalani observasi ketat.
Koordinator Humas RSI Siti Hajar Sidoarjo, Eka Bayu, mengatakan 32 santri datang ke rumah sakit secara bertahap mulai Selasa siang hingga malam untuk mendapatkan penanganan medis. Para santri tersebut sebelumnya sempat mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit setelah mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan dalam program MBG.
“Jadi, untuk saat ini itu ada 32 pasien yang kemarin datang, sekitar siang sampai malam,” ujar Eka Bayu kepada JawaPos.com saat ditemui di RSI Siti Hajar, Rabu (9/9/2026).
Setelah tiba di rumah sakit, seluruh pasien tidak langsung menjalani rawat inap, melainkan terlebih dahulu menjalani observasi untuk memastikan kondisi mereka.
Dari 32 pasien tersebut, pihak rumah sakit kemudian menentukan pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut berdasarkan hasil observasi. “Iya, bertahap-bertahap. Itu 32 pasien, kemudian dilakukan observasi di sini beberapa jam, kemudian dinyatakan hanya ada lima yang opname,” kata Eka.
Pada Rabu pagi, jumlah santri yang masih menjalani rawat inap tersisa lima orang. Sementara 27 santri lainnya sudah diperbolehkan kembali setelah kondisi mereka dinilai membaik dan tidak membutuhkan perawatan lanjutan di rumah sakit.
Lima santri yang masih menjalani rawat inap terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki. Mereka masih mendapatkan perawatan karena mengalami sejumlah keluhan seperti mual, pusing, dan diare, meski muntah tidak menjadi keluhan utama.
“Lima pasien yang masih opname. Dan gejalanya juga masih sama seperti yang sebelumnya: mual, sama pusing, dan diare, rata-rata,” ujar Eka. Ia kemudian memperjelas kondisi pasien dengan mengatakan, “Kalau muntahnya enggak, mual, lebih ke mual, mual sama diarenya itu.”
Kondisi tersebut membuat pihak rumah sakit memilih tetap memberikan perawatan kepada lima santri agar pemulihan mereka dapat dipantau lebih lanjut. Keputusan rawat inap tidak dilakukan terhadap seluruh pasien karena hasil observasi menunjukkan sebagian santri sudah mengalami pengurangan gejala secara signifikan.
Pihak RSI Siti Hajar Sidoarjo juga memastikan pasien yang tidak menjalani rawat inap tetap mendapatkan observasi sebelum diperbolehkan pulang. Langkah itu dilakukan untuk memastikan gejala yang sebelumnya muncul tidak kembali setelah pasien meninggalkan rumah sakit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Lecce vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Imbang di Via del Mare

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022