
Seekor jerapah berteduh di bawah bayangan pohon di Kebun Binatang Surabaya (KBS) saat cuaca panas melanda Kota Surabaya. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)
JawaPos.com – Cuaca terik tak hanya menjadi tantangan bagi warga Surabaya. Di Kebun Binatang Surabaya (KBS), suhu panas juga membuat para penjaga satwa meningkatkan perhatian terhadap kondisi kandang, ketersediaan air minum, hingga asupan makanan para penghuninya.
Senin (5/10) sekitar pukul 11.00, sinar matahari menyelimuti kawasan kebun binatang. Di tengah udara yang terasa panas, Arman, penjaga satwa burung kasuari, datang membawa selang air. Langkahnya berhenti di dalam kandang.
Aliran air diarahkan ke sejumlah sudut kandang burung yang memiliki nama latin Casuarius casuarius tersebut. Air membasahi lantai, menyapu permukaan yang kering dan panas. Suara gemericik air terdengar di sela aktivitas perawatan.
Arman menjelaskan, penyiraman kandang sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan dua kali dalam seminggu. Namun, ketika cuaca panas, frekuensinya ditingkatkan menjadi dua hari sekali.
"Kalau musim panas gini, dua hari sekali. Karena musim panas ini, kami memperlakukan hewan ini juga butuh pendingin. Dari pendingin itu kami utamakan penyiraman kandang, biar hawanya tidak panas,” kata Arman kepada JawaPos.com, Senin (5/10).
Selain menyiram kandang, Arman memastikan kolam tetap terisi air agar kasuari dapat mengakses air ketika membutuhkannya. Ketersediaan air menjadi salah satu perhatian untuk membantu menjaga kondisi tubuh satwa selama cuaca panas.
Menurut Arman, sejauh ini cuaca panas belum memengaruhi nafsu makan kasuari. Pakan tetap diberikan sesuai porsi dan kebutuhan nutrisi harian. Asupan vitamin juga menjadi bagian dari perawatan untuk menjaga kondisi satwa.
"Enggak ada gangguan kesehatan. Nafsu makan juga tidak berkurang. Kami memberikan sesuai dengan nutrisi hariannya," jelas Arman.
Arman menyiram area kandang kasuari di Kebun Binatang Surabaya (KBS) untuk membantu menjaga lingkungan tetap sejuk di tengah cuaca panas. (Ardini Pramitha/JawaPos.com)
Perhatian serupa diberikan kepada jerapah dan rusa. Area kandang yang berada di bagian tengah KBS juga rutin disiram untuk membantu menjaga kondisi lingkungan.
Kandang jerapah memiliki area berpasir dan rumput yang ditanam di dekat pagar pembatas. Di bagian tengah terdapat tempat pakan yang dilengkapi area berteduh.
Penjaga jerapah, Toni Johansyah, menjelaskan penyiraman dilakukan secara rutin untuk menjaga kondisi area kandang. Bagian berpasir disiram dua kali sehari, sedangkan area rumput disiram setiap hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022