Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juni 2020 | 01.16 WIB

Google Cloud Platform Hadir di Jakarta, Region GCP Pertama Indonesia

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Google menyebut Indonesia sebagai salah satu negara yang paling kreatif, dinamis, dan berjiwa bisnis tinggi di Asia Tenggara. Karena hal tersebut, Google melihat para developer dan pengusaha mengadopsi teknologi cloud yang baru untuk mengatasi tantangan serta menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang termasuk paling pesat di dunia.

Agar bisa lebih baik dalam membantu mempercepat pertumbuhan para pelanggan di Asia Tenggara, Google dengan gembira mengumumkan bahwa region Google Cloud Platform (GCP) baru di Jakarta telah resmi diluncurkan.
Diklaim dirancang untuk mendukung pelanggan di Indonesia serta pengguna akhir, region Jakarta sekaligus menjadi region GCP pertama Google di Indonesia dan yang ke-9 di Asia-Pasifik (APAC).

Peluncuran region Jakarta (asia-southeast 2) yang baru dikatakan Google lebih mendekatkan GCP ke pelanggan dan pengguna. "Dengan latensi yang lebih rendah untuk akses ke data dan aplikasi, perusahaan yang berbisnis di Indonesia dapat mempercepat transformasi digital mereka," ujar perwakilan Google dalam peluncuran virtual GCP pada Rabu (24/6).

Peluncuran tersebut akan membantu pelanggan memenuhi persyaratan regulasi dan kepatuhan tertentu, serta menyediakan lebih banyak opsi pemulihan bencana bagi pelanggan di APAC. Dari awal, region ini disebut dirancang untuk memiliki tiga zona Cloud sehingga bisa menangani beban kerja yang memerlukan tingkat ketersediaan tinggi. Dengan adanya region ini, Google Cloud sekarang menawarkan 24 region dan 73 zona di 17 negara di seluruh dunia.

Adanya region di Jakarta ini akan membantu pelanggan dan calon pelanggan baru dalam memanfaatkan teknologi Google Cloud untuk menyajikan pengalaman pengguna lokal yang lebih baik.

“Google Cloud telah membantu kami dalam menjalankan strategi perbankan digital untuk meningkatkan inklusi finansial dan dalam melayani kebutuhan perbankan rakyat Indonesia,” ujar Indra Utoyo, Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam kesempatan yang sama.

Saat ini, Bank BRI menggunakan Apigee, Google Maps Platform API, dan Cloud Vision untuk pengembangan produk. Dengan pendekatan hybrid, on-cloud, dan on-premise, baik Google maupun BRI menyebut mereka menempatkan keamanan data di prioritas tertinggi.

"Peluncuran Google Cloud Region di Jakarta mempertegas komitmen Google dan akan membantu kami dalam menjangkau nasabah dengan lebih baik lagi," tandas Indra.

Sementara dengan target untuk mengalihkan 70 persen beban kerjanya ke cloud dalam tiga tahun ke depan, PT XL Axiata Tbk sebagai pemain utama di bidang telekomunikasi telah mengadopsi Anthos untuk mengotomatisasi, mengelola, dan menskalakan beban kerja di lingkungan hybrid atau multi-cloud-nya secara aman dan konsisten.

“XL Axiata berkomitmen untuk memodernisasi infrastruktur kami demi meningkatkan fleksibilitas bisnis dan mempercepat deployment aplikasi. Anthos sangat ideal bagi kami karena memungkinkan kami mengadopsi kontainer sekaligus memungkinkan Google, pemimpin di teknologi Kubernetes, melakukan pengelolaan infrastruktur kontainer bagi kami,” kata Yessie D Yosetya, Chief Information and Digital Officer XL Axiata.

Bersama dengan ekosistem partner lokal, kami membantu bisnis di berbagai industri mengadopsi teknologi baru untuk mempercepat transformasi digital mereka.
“Di dunia perbankan yang berubah dengan pesat, kami melihat semakin banyaknya bank dan lembaga keuangan yang mencari solusi cloud lokal,” kata Myles Bertrand, Managing Director APAC di Mambu.

“Ada pemahaman yang lebih besar bahwa saat dijalankan di cloud, solusi itu bisa lebih responsif, fleksibel, inovatif, dan murah. Kami yakin bahwa kemitraan kami dengan Google Cloud Platform akan berdampak sangat positif bagi dunia perbankan digital di seluruh Asia-Pasifik," tandasnya.

Region Jakarta diluncurkan dengan disertai kemasan layanan standar Google termasuk Compute Engine, Google Kubernetes Engine, Cloud SQL, Cloud Storage, Cloud Spanner, Cloud Bigtable, dan BigQuery. Para developer, data scientist, dan data engineer juga dapat memanfaatkan solusi ML (machine learning) dan AI (kecerdasan buatan) untuk membawa project mereka dari ide hingga deployment secara cepat dan hemat biaya.

Pelanggan hybrid cloud dapat mengintegrasikan deployment yang baru dan yang sudah ada dengan bantuan ekosistem partner lokal kami, serta melalui banyak lokasi Dedicated Interconnect. Google Cloud menyebut berkomitmen untuk berpartner dengan masyarakat Indonesia untuk membangun masa depan yang tangguh.

Selain meluncurkan region cloud yang baru, Google juga mengumumkan komitmen untuk membantu mengembangkan talenta yang krusial bagi perjalanan transformasi digital para pelanggan kami. Untuk membantu membangun angkatan kerja yang siap untuk cloud, tahun ini Google menyatakan akan mengadakan 150.000 lab pelatihan langsung di Indonesia.

Hal itu sudah mencakup akses untuk mendapatkan sesi pelatihan dan kredit GCP secara gratis, serta serangkaian inisiatif kesiapan karier seperti Juara GCP, pelatihan Cloud OnBoard kami, dan juga beasiswa digital dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia untuk membantu mendapatkan sertifikasi GCP.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=gMplH6-4zCc

https://www.youtube.com/watch?v=kc_bKO7lcNk

https://www.youtube.com/watch?v=Ou4L5ixXSX0

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore