
Ilustrasi serangan siber jenis DDoS. (Redware)
JawaPos.com–Serangan siber jenis Distributed Denial of Service (DDoS) kian menjadi ancaman serius bagi infrastruktur digital. Baik di tingkat global maupun nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, intensitas dan skala serangan ini meningkat tajam, menyasar berbagai sektor strategis. Mulai dari perbankan, layanan publik, hingga platform digital yang bergantung pada ketersediaan jaringan.
DDoS merupakan metode serangan yang bertujuan melumpuhkan layanan digital dengan cara membanjiri server atau jaringan menggunakan lalu lintas data dalam jumlah sangat besar secara bersamaan.
Serangan ini umumnya memanfaatkan jaringan perangkat yang telah terinfeksi malware (botnet). Sehingga mampu mengirimkan trafik masif dari berbagai titik dan membuat sistem target tidak mampu merespons permintaan pengguna normal.
Akibatnya, layanan bisa mengalami gangguan hingga lumpuh total (downtime). Dampak yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerugian finansial, tetapi juga penurunan kepercayaan pengguna serta terganggunya operasional bisnis dan layanan publik.
Seiring dengan meningkatnya ketergantungan pada layanan digital, risiko serangan DDoS pun semakin kompleks. Pelaku kini tidak hanya menargetkan server, tetapi juga aplikasi hingga sistem Domain Name System (DNS), yang menjadi tulang punggung akses internet.
Merespons kondisi tersebut, PT Link Net Tbk melalui unit bisnisnya, Linknet Enterprise, menjalin kerja sama strategis dengan Nexusguard untuk memperkuat sistem perlindungan terhadap serangan DDoS di Indonesia.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berfokus pada integrasi teknologi mitigasi DDoS berstandar global ke dalam jaringan inti (backbone) Linknet. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan infrastruktur digital di tengah ancaman siber yang terus berkembang.
CEO Nexusguard Andy Ng menyatakan, kolaborasi ini menggabungkan kapasitas jaringan lokal Linknet dengan infrastruktur global Nexusguard. Dengan dukungan lebih dari 50 pusat scrubbing dan kapasitas mitigasi lebih dari 3 Tbps, sistem ini dirancang untuk menghadapi serangan DDoS berskala besar.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
