
Wamenkomdigi, Nezar Patria. (Dok. Komdigi)
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan bahwa sektor UMKM selama ini terbukti menjadi tulang punggung ekonomi nasional, terutama saat menghadapi krisis. Namun, di tengah perubahan zaman, pelaku usaha dituntut untuk bertransformasi dengan menggabungkan kreativitas dan teknologi agar tetap relevan dan mampu berkembang.
Menurut Nezar, ketahanan UMKM telah teruji dalam berbagai guncangan ekonomi selama puluhan tahun. “UMKM merupakan salah satu sektor yang telah terbukti selama hampir 30 tahun terakhir mampu menahan berbagai guncangan yang terjadi,” ujarnya dalam Entrepreneurs Leadership Conference 2026 di Universitas Gadjah Mada, dikutip Minggu (26/4).
Ia menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini jauh lebih kompleks, dipengaruhi oleh ketidakpastian global dan dinamika geopolitik. “Situasi ini penuh dengan ketidakpastian dan sangat dinamis, termasuk dipengaruhi oleh kondisi geopolitik saat ini,” jelasnya.
Dalam kondisi tersebut, Nezar menekankan perlunya perubahan pendekatan agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh. “Strategi yang dapat dilakukan adalah creative-tech fusion, yaitu menggabungkan kreativitas dengan platform teknologi,” tegasnya.
Ia menambahkan, pelaku UMKM harus mampu memproduksi konten, membangun identitas merek, serta memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar. Dari sekitar 64 juta UMKM di Indonesia, baru sekitar 40 persen yang telah masuk ke ekosistem digital.
Di sisi lain, tingkat penetrasi internet di Indonesia sudah melampaui 80 persen atau sekitar 231 juta penduduk. Hal ini menjadi peluang besar, namun juga menuntut kesiapan pelaku usaha dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi.
“Kita tidak lagi berbicara soal konektivitas, melainkan meaningful connectivity, yaitu konektivitas yang memberikan makna bagi pertumbuhan,” ujar Nezar.
Ia juga menyoroti bahwa tantangan utama bukan sekadar akses digital, melainkan kemampuan dalam mengelola kehadiran di dunia online.
“Yang menjadi tantangan adalah bagaimana mengelola akun, menerapkan digital marketing, serta membangun audiens untuk memperluas jangkauan pasar,” jelasnya.
Sebagai respons, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menghadirkan berbagai program peningkatan kapasitas digital bagi UMKM. “Di Kemkomdigi terdapat program yang disebut UMKM Go Digital,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
