
Samsung Vision AI. (Dok. Samsung)
JawaPos.com - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) turut mengubah ekspektasi konsumen terhadap perangkat televisi. Jika sebelumnya kualitas gambar menjadi pertimbangan utama, kini pengguna mulai menginginkan pengalaman menonton yang lebih personal, intuitif, dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
Perubahan tersebut mendorong produsen elektronik untuk tidak hanya menghadirkan perangkat dengan spesifikasi tinggi, tetapi juga teknologi yang mampu beradaptasi dengan kebiasaan penggunanya. Salah satunya dilakukan Samsung melalui pengenalan Samsung Vision AI yang terintegrasi pada lini Samsung Micro RGB.
Teknologi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan pengalaman menonton melalui pemrosesan gambar berbasis AI. Dengan dukungan Micro RGB AI Engine Pro, televisi dapat menyesuaikan warna secara otomatis sehingga tampilan gambar terlihat lebih akurat dan natural tanpa memerlukan pengaturan manual dari pengguna.
Selain peningkatan kualitas visual, Samsung juga membekali perangkat ini dengan desain tanpa bingkai serta teknologi Glare Free yang diklaim mampu mengurangi pantulan cahaya dari lampu maupun sinar matahari. Fitur tersebut ditujukan untuk memberikan kenyamanan saat menikmati berbagai jenis konten di berbagai kondisi pencahayaan.
Penerapan AI juga hadir melalui fitur AI Soccer Mode Pro yang secara otomatis menyesuaikan kualitas gambar dan audio ketika pengguna menonton pertandingan sepak bola. Teknologi ini memungkinkan tampilan lapangan terlihat lebih hidup, pergerakan pemain tetap tajam, dan suara komentator terdengar lebih jelas.
“Saat ini, TV tidak lagi hanya menjadi perangkat hiburan, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dari cara keluarga menikmati waktu bersama, mengekspresikan lifestyle, hingga menjalani kehidupan digital mereka di rumah. Karena itu, kami percaya TV akan berevolusi menjadi intelligent companion yang dapat menjadi teman keseharian di rumah yang mampu memahami kebutuhan pengguna dan menghadirkan pengalaman yang semakin personal di setiap momen,” kata Harry Lee, President Samsung Electronics Indonesia.
Samsung juga memperluas konsep Vision of Art yang sebelumnya identik dengan lini The Frame ke Samsung Micro RGB. Melalui pendekatan ini, televisi tidak hanya berfungsi sebagai perangkat hiburan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari elemen dekorasi rumah yang mendukung gaya hidup dan preferensi penggunanya.
Di sisi lain, perusahaan turut menekankan aspek keberlanjutan penggunaan perangkat melalui dukungan pembaruan sistem operasi Samsung Tizen OS hingga tujuh tahun. Langkah ini ditujukan agar pengguna tetap dapat menikmati fitur-fitur terbaru tanpa harus mengganti perangkat dalam waktu singkat.
Untuk mendukung keamanan di ekosistem rumah yang semakin terhubung, Samsung menyematkan Samsung Knox Security. Sementara integrasi SmartThings memungkinkan televisi terhubung dengan berbagai perangkat pintar lain sehingga memudahkan pengelolaan aktivitas sehari-hari di rumah.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
