
Logo Intel dan Apple terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada 24 September 2025 (Reuters)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Apple telah menyepakati kerja sama dengan Intel untuk merancang sekaligus memproduksi cip di Amerika Serikat. Kesepakatan ini dipandang sebagai langkah strategis dalam upaya memperkuat rantai pasok semikonduktor domestik di tengah persaingan teknologi global yang semakin ketat.
Menurut Trump, kolaborasi ini mencerminkan arah baru industri teknologi AS yang ingin mengembalikan proses desain dan produksi cip ke dalam negeri. Dia menekankan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika selama ini terlalu bergantung pada manufaktur luar negeri untuk komponen vital seperti semikonduktor.
Dilansir dari Reuters, Jumat (19/6/2026), Apple telah mencapai kesepakatan awal dengan Intel untuk mengembangkan desain sekaligus memproduksi cip di negara Paman Sam tersebut. Laporan Reuters menyebut pembahasan antara kedua perusahaan telah berlangsung lebih dari satu tahun sebelum akhirnya mengarah pada kesepakatan prinsip kerja sama.
Berdasarkan laporan yang sama, kontrak Apple diperkirakan akan memberikan kepastian permintaan jangka panjang bagi Intel dari salah satu perusahaan elektronik konsumen terbesar di dunia tersebut. Hal ini sekaligus berpotensi memperkuat posisi Intel di pasar, baik dari sisi reputasi maupun penjualan, dalam upayanya mengejar ketertinggalan dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), produsen cip kontrak terbesar di dunia.
Bagi Apple, kerja sama ini dinilai penting untuk mendiversifikasi basis manufaktur serta menambah kapasitas produksi cip di tengah lonjakan permintaan dari sektor kecerdasan buatan. Selama ini, TSMC menghadapi tekanan kapasitas akibat meningkatnya permintaan dari perusahaan seperti Nvidia dan AMD.
Pasar merespons cepat kabar tersebut. Saham Intel melonjak sekitar 7 persen ke level tertinggi sepanjang sejarah, sementara Apple naik sekitar 0,8 persen. Investor menilai kesepakatan ini dapat menjadi titik balik bagi Intel dalam persaingan global industri semikonduktor.
Intel sendiri sebelumnya merupakan pemasok utama prosesor Mac selama sekitar 15 tahun hingga 2020, sebelum Apple beralih ke cip seri M yang dikembangkan sendiri dan diproduksi TSMC. Transisi tersebut terbukti meningkatkan performa dan penjualan perangkat Mac secara signifikan.
Selain itu, Intel juga disebut telah memperoleh pelanggan besar lain seperti Tesla untuk proses manufaktur generasi berikutnya. Perusahaan ini terus memperluas kapasitas produksi sebagai bagian dari strategi mengejar ketertinggalan teknologi dari pesaing Asia.
Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menegaskan bahwa perusahaan teknologi Amerika Serikat selama ini "mendesain semuanya", tetapi juga wajib membangun dan memproduksinya di dalam negeri.
Dia juga mengkritik kebijakan ekonomi sebelumnya dengan menyebut, "Presiden yang bodoh menganggap remeh ekonomi kita, dan membiarkan Taiwan serta pihak lain mengambil alih pabrik semikonduktor kita. Mereka lupa melindungi industri kita dengan tarif."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
