
Ilustrasi tren teknologi AI. (Training Camp)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) resmi memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kecerdasan artifisial (AI).
Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung berbagai agenda strategis nasional, mulai dari perlindungan anak di ruang digital, penanggulangan disinformasi, hingga peningkatan kualitas layanan publik berbasis teknologi.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Record of Discussions Proyek Kerja Sama Teknis Next Generation AI Talent Factory yang berlangsung di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Senin (22/6).
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan, inisiatif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi talenta AI nasional, tetapi juga mempererat hubungan strategis Indonesia dan Jepang dalam mendorong transformasi digital.
"Kerja sama yang kita jalani hari ini mencerminkan persahabatan yang kuat dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang, khususnya dalam mempersiapkan masyarakat kita untuk berkembang di era digital," ujarnya.
Menurut Nezar, kedua negara memiliki visi yang sejalan terkait pengembangan teknologi AI yang mandiri, aman, dan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.
Ia menilai, percepatan perkembangan teknologi AI yang dibarengi perubahan lanskap geopolitik global menuntut adanya kerja sama yang lebih erat agar kedua negara mampu memperkuat kapasitas inovasi dan daya saing masing-masing.
"Kami menginginkan kemitraan yang lebih setara. Saya pikir ini adalah kerja sama yang sangat baik yang sedang kami upayakan untuk diperkuat antara Jepang dan Indonesia untuk mengeksplorasi dan mengembangkan teknologi AI ini yang sangat strategis saat ini," katanya.
Nezar menambahkan, kecerdasan artifisial kini menjadi salah satu faktor penentu dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi suatu negara.
Karena itu, pengembangan sumber daya manusia menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan jika Indonesia ingin berperan lebih besar dalam ekosistem teknologi global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
