
Ilustrasi pelaku penipuan digital. (Pexels/Tima Miroshnichenko)
JawaPos.com - Pemerintah menaruh perhatian serius terhadap lonjakan kasus penipuan digital yang terus merugikan masyarakat. Nilai kerugian akibat berbagai modus scam dan spam bahkan diperkirakan telah mencapai triliunan rupiah.
Hal ini diperlukan langkah bersama untuk memperkuat perlindungan konsumen di ruang digital. Salah satu upaya yang didorong pemerintah ialah mempercepat penerapan teknologi anti-scam di sektor telekomunikasi dan layanan digital.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat pelaku kejahatan siber kini semakin memanfaatkan teknologi canggih, termasuk kecerdasan artifisial (AI), untuk menjalankan aksinya.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyampaikan, tren penipuan digital terus meningkat dari waktu ke waktu. Ia mengungkapkan total kerugian yang dialami masyarakat akibat scam dan spam telah mencapai sekitar Rp7,5 triliun.
“Angka scam naik terus. Kemarin total kerugian akibat spam dan scam mencapai Rp7,5 triliun berdasarkan laporan dari Global Anti-Scam Alliance,” ungkapnya dalam audiensi dengan Kaspersky di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Selasa (30/6).
Nezar menilai kelompok lanjut usia menjadi salah satu pihak yang paling rentan menjadi korban.
Menurutnya, perkembangan teknologi AI membuat modus penipuan semakin sulit dikenali karena pelaku dapat menyamar sebagai orang lain, bahkan menirukan suara tokoh atau pejabat.
“Para lansia kasihan. Banyak sekali yang kena scam dan spam. Scam yang paling bahaya dengan menelepon sebagai orang lain. Sekarang makin canggih karena bisa meniru suara orang bahkan meniru suara-suara pejabat pakai AI. Dia ketik teksnya, terus tinggal diputar ulang,” jelas Wamen Nezar.
Untuk menekan angka penipuan digital, pemerintah meminta seluruh perusahaan telekomunikasi mengambil peran aktif dengan menghadirkan sistem perlindungan bagi pelanggan melalui fitur anti-scam.
“Pemerintah mendorong agar seluruh perusahaan telekomunikasi melindungi para konsumen dengan mengimplementasikan fitur anti-scam, baik dalam bentuk aplikasi atau bentuk lain,” lanjutnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
