Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 13.14 WIB

Indonesia Didesak Percepat 5G hingga Data Center, Mastel: Jangan Sampai Tertinggal

Penyelenggaraan DTI-CX soroti beberapa isu infrastruktur dan perkembangan digital di Indonesia. (Rian Alfianto/JawaPos.com) - Image

Penyelenggaraan DTI-CX soroti beberapa isu infrastruktur dan perkembangan digital di Indonesia. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com - Indonesia didorong segera mempercepat pembangunan jaringan 5G, pusat data (data center), hingga teknologi komunikasi satelit. Hal itu agar tidak tertinggal dari negara lain.

Isu tersebut mengemuka dalam pembukaan Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 pada rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, 5-6 Agustus 2026.

Forum ini mempertemukan pemerintah, industri teknologi, regulator, asosiasi, hingga pelaku ekosistem digital untuk membahas arah pembangunan digital nasional.

Penyelenggaraan DTI-CX 2026 menyoroti tantangan besar Indonesia dalam memperkuat infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kedaulatan data di era kecerdasan buatan (AI).

Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sarwoto Atmosutarno menegaskan, konektivitas digital kini menjadi kebutuhan strategis, bukan sekadar pembangunan jaringan internet.

Menurut dia, Indonesia harus bergerak lebih cepat mengejar perkembangan teknologi global agar mampu bersaing di tingkat regional maupun internasional.

"Indonesia harus loncat segera ke 5G, Indonesia harus loncat segera ke kripto kuantum, kemudian Indonesia harus loncat juga ke satelit yang non-terrestrial network, jadi bukan hanya orbital tiga stasiun tetapi juga MTN istilahnya," papar Sarwoto Atmosutarno.

"Kita juga harus loncat ke persediaan data center yang kapasitasnya memenuhi kebutuhan. Karena kebutuhan penyimpanan data dan pengurusan data di Indonesia itu kan bukan hanya kebutuhan masyarakat aja, tetapi pemerintah pun juga butuh," kata Sarwoto, Kamis (6/8).

Dia menilai, DTI-CX 2026 menjadi ruang strategis bagi regulator, pelaku industri, hingga penyedia teknologi untuk mempercepat adopsi solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore