
OpenAI akan menggunakan ratusan ribu chip Nvidia dari AWS untuk melatih dan menjalankan model AI-nya. (The Guardian)
JawaPos.com - OpenAI mengumumkan perubahan besar pada layanan ChatGPT dengan menghapus batasan obrolan berbasis teks bagi seluruh pengguna. Kebijakan ini hadir tak lama setelah ChatGPT mencatat lebih dari 1 miliar pengguna mingguan.
Seperti dilansir dari TechCrunch, dalam pembaruan tersebut OpenAI juga memperkenalkan model GPT-5.6 Luna yang akan menjadi model bawaan bagi pengguna paket Free dan Go. Model ini menggantikan GPT-5.5 yang sebelumnya digunakan sebagai model default.
Pengguna paket Free dan Go juga akan mendapatkan tombol "Think" atau "Berpikir". Fitur ini memungkinkan pengguna memilih kemampuan penalaran yang lebih tinggi ketika menghadapi pertanyaan atau permintaan yang membutuhkan proses berpikir lebih kompleks.
Meski demikian, OpenAI menegaskan bahwa penghapusan batasan hanya berlaku untuk obrolan berbasis teks. Batas penggunaan terpisah tetap diterapkan untuk fitur seperti pengunggahan file, gambar, suara, serta pembuatan gambar.
Sementara itu, pengguna ChatGPT Plus dan Pro mendapatkan pembaruan berbeda. Mereka memperoleh akses ke GPT-5.6 Sol yang telah ditingkatkan untuk menangani berbagai tugas dengan cepat, mulai dari menjawab pertanyaan, riset web, memberikan saran, membuat perencanaan, menulis, hingga membantu pengambilan keputusan.
OpenAI menyebut GPT-5.6 Sol versi terbaru dirancang untuk memberikan jawaban yang lebih ringkas sekaligus lebih tangguh. Namun, model ini berbeda dari GPT-5.6 Sol yang digunakan pada Codex dan Work sehingga perubahan kali ini tidak berlaku untuk kedua layanan tersebut.
Pengguna Plus dan Pro juga mendapatkan fitur reasoning slider atau penggeser penalaran. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menentukan seberapa besar proses berpikir yang digunakan model dalam menghasilkan jawaban.
Baca Juga:Rumor Panas Liga Inggris, Arsenal Tertarik Rekrut Cristian Romero dari Tottenham Musim Panas Ini
Dengan pengaturan tersebut, pengguna dapat menyesuaikan tingkat penalaran berdasarkan tingkat kompleksitas pertanyaan atau jumlah langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas.
OpenAI juga mengklaim adanya peningkatan akurasi pada model terbaru. Berdasarkan evaluasi internal perusahaan, tingkat kesalahan faktual GPT-5.6 Luna disebut 62 persen lebih rendah dibandingkan GPT-5.5-Instant.
Sementara itu, GPT-5.6 Sol diklaim memiliki tingkat kesalahan faktual 68 persen lebih rendah dibandingkan GPT-5.5-Instant.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022