Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2026 | 02.52 WIB

Wall Street Restui 'Gagasan Besar' Jensen Huang, USD 500 Miliar Siap Mengalir ke Infrastruktur AI

Jensen Huang, CEO Nvidia, berbicara kepada media setelah acara ‘Japan AI Ecosystem’ di Tokyo, Jepang, Kamis (16/7/2026) (CNBC) - Image

Jensen Huang, CEO Nvidia, berbicara kepada media setelah acara ‘Japan AI Ecosystem’ di Tokyo, Jepang, Kamis (16/7/2026) (CNBC)

JawaPos.com - Gagasan Jensen Huang untuk mengubah infrastruktur kecerdasan buatan (AI) menjadi aset yang dapat dibiayai Wall Street mulai mendapat dukungan dari para pengelola modal terbesar dunia. 

Enam perusahaan keuangan, Goldman Sachs, BlackRock, Blackstone, KKR, Apollo, dan Brookfield, menyatakan siap menghimpun lebih dari USD 500 miliar atau sekitar Rp8.930 triliun, dengan kurs Rp17.860 per dolar AS, dari investor institusional untuk membangun pusat data dan sistem komputasi AI.

Alih-alih terus mengandalkan neraca perusahaan teknologi, skema ini menawarkan sumber pendanaan baru untuk memenuhi kebutuhan modal yang terus membesar. 

Huang menilai pusat data dan sistem komputasi AI kini memiliki karakter berbeda dari komputer pribadi atau ponsel karena menghasilkan pendapatan.

"Ini adalah aset yang menghasilkan pendapatan. Aset ini produktif, berumur panjang, dapat dipertukarkan, dan fleksibel," kata CEO Nvidia tersebut.

Dilansir dari CNBC, Kamis (13/8/2026), Huang menyampaikan gagasan itu dalam wawancara pada Senin bersama para pemimpin Goldman Sachs, BlackRock, Blackstone, KKR, Apollo, dan Brookfield. 

Mereka melihat infrastruktur AI sebagai kelas aset baru yang dapat menghasilkan arus pendapatan dan menarik pembiayaan berbasis aset.

"Anda dapat memandangnya sebagai aliran pendapatan, lalu melakukan sekuritisasi atau pada dasarnya membagi risiko itu dan menjualnya," kata Waldemar Szlezak, Kepala Infrastruktur Digital KKR.

Perubahan tersebut muncul setelah lebih dari tiga tahun pembangunan AI ditopang penerbitan saham dan utang oleh perusahaan teknologi besar. Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, dan Oracle telah menghimpun lebih dari USD 150 miliar tahun ini untuk pusat data, pengembangan model AI, dan teknologi agen AI. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore