Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Oktober 2026 | 22.47 WIB

Tak Perlu Intip Chat, WhatsApp Siapkan Kontrol Orang Tua untuk Remaja

Ilustrasi: Rangkuman fitur baru WhatsApp. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Rangkuman fitur baru WhatsApp. (Istimewa)

 
JawaPos.com - WhatsApp menghadirkan seperangkat kontrol baru yang ditujukan bagi orang tua untuk membantu mengatur pengalaman anak remaja saat menggunakan aplikasi pesan instan tersebut.
 
Fitur ini dirancang agar orang tua tetap dapat memberikan pendampingan ketika anak mulai beranjak dewasa, tanpa harus melakukan pengawasan secara berlebihan terhadap aktivitas mereka di WhatsApp.
 
"Hari ini kami memperkenalkan kendali orang tua untuk remaja - satu set fitur opsional yang fleksibel yang bisa disiapkan orang tua dan remaja bersama-sama untuk membantu keluarga memilih pengalaman WhatsApp yang tepat bagi mereka," ungkap WhatsApp dalam keterangannya.
 
 
Melalui kontrol tersebut, orang tua dapat menentukan sejumlah pengaturan privasi untuk akun remaja. Misalnya, orang tua bisa memilih siapa saja yang diperbolehkan melihat foto profil anak maupun pihak yang dapat memasukkan mereka ke dalam grup.
 
Ketika remaja ingin mengubah pengaturan yang sebelumnya telah ditentukan, perubahan tersebut memerlukan persetujuan orang tua melalui PIN yang telah dibuat sebelumnya.
 
WhatsApp juga memberikan notifikasi kepada orang tua ketika anak remaja bergabung atau keluar dari sebuah grup. Dengan demikian, orang tua dapat memperoleh gambaran mengenai interaksi grup yang diikuti anak tanpa harus memantau seluruh percakapan mereka.
 
Selain grup dan foto profil, kontrol tersebut mencakup pengaturan terkait fitur Channel atau Saluran. Orang tua dapat menentukan bagaimana anak menggunakan fitur tersebut, termasuk mengatur Status yang dapat dilihat anak serta pihak yang diperbolehkan melihat pembaruan Status miliknya.
 
 
Pengaturan serupa juga berlaku untuk pengalaman remaja ketika menggunakan Meta AI di WhatsApp. Orang tua nantinya dapat memilih pengaturan otomatis 13+ atau menggunakan opsi Konten Terbatas yang memberikan pembatasan lebih ketat.
 
"Ini baru permulaan. Kami mengembangkan kontrol ini langkah demi langkah, berdasarkan masukan keluarga tentang kebutuhan mereka. Semua kendali ini dirancang untuk mendukung percakapan terbuka tentang cara menggunakan WhatsApp antara orang tua dan remaja, sambil tetap menjaga pesan pribadi semua orang," ungkapnya.
 
WhatsApp menyebut seluruh pengaturan tersebut dapat dikelola menggunakan satu PIN. Orang tua juga akan mendapatkan notifikasi yang dirancang untuk memberikan informasi mengenai aktivitas tertentu tanpa membuat mereka harus mengatur setiap aktivitas anak.
 
Karena kebutuhan setiap keluarga berbeda, fitur kontrol orang tua untuk remaja tersebut bersifat opsional. Orang tua dapat menyesuaikan pengaturan yang digunakan maupun menonaktifkannya kapan saja.
 
Meski kontrol orang tua diaktifkan, WhatsApp memastikan pesan dan panggilan pribadi remaja tetap dilindungi enkripsi end-to-end. Dengan perlindungan tersebut, isi komunikasi pribadi tidak dapat diakses oleh pihak yang tidak berkepentingan, termasuk WhatsApp.
Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore